MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan Basuki Ari Wicaksono sebagai Kepala Kantor Regional XIV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manokwari. Pemprov Papua Barat menilai penguatan manajemen ASN harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap nilai adat dan budaya.
“Selama ini kolaborasi antara BKN dan pemerintah daerah berjalan baik, termasuk dalam mengakomodir orang asli Papua (OAP) dalam formasi penerimaan CPNS,” ujar Dominggus usai acara pengukuhan di Manokwari, Selasa (21/4/2026).
Pemprov Papua Barat sebelumnya memperjuangkan tambahan formasi khusus OAP melalui koordinasi lintas kementerian. Pemprov melibatkan Kementerian PAN-RB, Kementerian Dalam Negeri, dan kementerian terkait hingga usulan tersebut terealisasi.
Basuki kini memegang amanah untuk memperkuat pelayanan kepegawaian di wilayah Papua Barat. Dominggus berharap kepemimpinan baru itu mendorong peningkatan kinerja layanan ASN.
“Semoga amanah ini dapat menumbuhkan semangat untuk terus bekerja lebih baik lagi,” tuturnya.
Dominggus juga menyampaikan apresiasi kepada Nur Hasan yang sebelumnya memimpin BKN Regional XIV Manokwari. Nur Hasan kini melanjutkan tugas sebagai Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura.
Menurutnya, peran kepala Kantor Regional BKN memegang posisi strategis dalam memastikan tata kelola kepegawaian berjalan transparan dan efektif. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya layanan berbasis digital untuk memperkuat reformasi birokrasi.
“ASN harus mampu menjadi motor penggerak perubahan yang berorientasi pada inovasi dan teknologi,” katanya.
Dominggus mendorong pengelolaan SDM aparatur berbasis sistem merit, kompetensi, dan integritas. Pendekatan tersebut diyakini dapat menjaga objektivitas penempatan dan pengembangan ASN sesuai kinerja.
Sementara itu, Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh yang menghadiri langsung pengukuhan menyampaikan BKN saat ini memiliki 14 kantor regional di seluruh Indonesia. Zudan menilai pemerintah perlu memperluas cakupan kantor regional sejalan dengan arahan Presiden yang memprioritaskan pengembangan SDM.
“Ke depan diharapkan setiap provinsi memiliki kantor wilayah BKN atau setidaknya mencapai 20 kantor regional,” ucapnya.
Zudan juga menyebut jumlah ASN di Indonesia mencapai sekitar 6,7 juta orang. Dia meminta kepala Kantor Regional BKN memperkuat koordinasi dengan kepala daerah serta unsur Forkopimda. (LP14/red)
