MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menghadiri buka puasa bersama Forum Komunikasi Lintas Masjid (Forkolimasi) Papua Barat di Masjid Al-Falah AMD Wosi, Manokwari, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan masyarakat di Papua Barat.
“Acara buka puasa bersama bukan sekadar berkumpul untuk menyantap makanan setelah berpuasa, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menyatukan hati dan pikiran, serta memperkuat rasa persaudaraan antar umat beragama dan antar warga masyarakat di Papua Barat,” ujarnya.
Dominggus menyampaikan apresiasi kepada Forkolimasi Papua Barat dan pengurus Masjid Al-Falah atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia menilai kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antarumat dan masyarakat.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang penuh berkah, kebaikan, dan ampunan bagi umat Islam. Nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan dinilai mampu mempererat kehidupan sosial masyarakat.
Dominggus mengatakan nilai kasih sayang, toleransi, dan semangat gotong royong perlu terus dijaga. Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan semangat pembangunan di Papua Barat yang menjunjung tinggi kebersamaan di tengah keberagaman.
Dia menambahkan keberagaman suku, agama, dan ras di Papua Barat menjadi kekuatan untuk membangun daerah secara bersama-sama. Karena itu, kegiatan yang mempererat persaudaraan perlu terus didorong di tengah masyarakat.
“Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Dominggus berharap masjid dapat terus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat. Ia menilai masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pengembangan ekonomi, dan pemberdayaan umat.
Dia juga berharap semangat kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut dapat terus dijaga. Dengan demikian, Papua Barat diharapkan dapat terus berkembang menjadi daerah yang damai, sejahtera, dan harmonis. (LP14/red)
