Hari Santri 2024 di Bintuni: Jihad Santri Bukan Senjata, tapi Majukan Pendidikan

Published on

TELUK BINTUNI,LinkPapua.Com- Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 digelar di Kampung Bumi Saniari Sp3, Distrik Menimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (22/10/2024). HSN dihadiri lintas komponen.

Ketua PCNU Kabupaten Teluk Bintuni Azhari bertindak selaku inspektur upacara. Hadir, Dandim 1806 Teluk Bintuni Letkol Inf Teguh Eko Efendi, anggota DPR Papua Barat Erwin Beddu Nawaei dan perwakilan Kementerian Agama Bintuni serta berbagai ormas Islam.

Dalam amanatnya, Azhari mengatakan, hari ini adalah momentum penting. Di mana berbagai elemen berkumpul untuk merayakan peran penting santri dalam pembangunan negeri ini.

“Santri adalah sosok yang luar biasa. Mereka berkomitmen untuk belajar ilmu agama, moralitas, dan juga ilmu pengetahuan umum. Mereka adalah pilar penting dalam mempertahankan nilai-nilai moral dan keagamaan dalam masyarakat,” ujar Azhari.

Menurutnya, tantangan santri akan kian kompleks di masa depan. Santri tidak hanya dituntut mengejar ilmu agama, tetapi juga menjadi agen perubahan.

“Jihad santri bukanlah jihad dalam arti konflik bersenjata, tetapi jihad dalam arti berjuang untuk memajukan bangsa ini melalui pendidikan dan pengabdian kepada agama dan masyarakat,” katanya.

Inilah bentuk jihad yang paling mulia, yang telah menginspirasi generasi-generasi sejak lama. Santri adalah garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur, toleransi, dan persatuan.

Kata Azhari, santri mempraktikkan nilai-nilai agama dengan integritas dan kesungguhan, serta menjadi contoh bagi semua.

“Melalui peran jihad santri, kita dapat mencapai berbagai tujuan mulia, termasuk membangun SDM Santri mempersiapkan diri untuk menjadi generasi yang unggul dalam pengetahuan, moralitas, dan kepemimpinan,” paparnya.

Kedua, santri juga bertugas mempromosikan toleransi dan keharmonisan. Dikatakan Azhari, santri memahami nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama, yang menjadi pondasi masyarakat yang beragama beragam.

“Tiga, mendukung Pembangunan Ekonomi: Santri juga berperan dalam pembangunan ekonomi dengan menjadi pengusaha, ilmuwan, dan pemimpin yang membawa inovasi dan kemajuan. Empat, memerangi Ketidakadilan dan Kemiskinan Jihad santri melibatkan usaha untuk memerangi ketidakadilan sosiai, melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan yang mereka terapkan,” jelasnya.

Karenanya kata Azhari, Hari Santri Nasional adalah saat yang tepat untuk menghargai dan merayakan kontribusi santri dalam memajukan bangsa.

“Mari kita bergandengan tangan dengan santri untuk membangun negeri yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama berdoa agar Allah agar senantiasa memberikan keberkahan pada perjuangan santri, serta memberikan mereka kekuatan dan kebijaksanaan untuk terus menerus menjadi garda terdepan dalam memajukan negeri ini,” imbuh Azhari.(LP5/Red)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Pansus DPRK Manokwari Rampungkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Siapkan 41 Poin Catatan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Panitia Khusus (Pansus) DPRK Manokwari yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari...

Dinkes Manokwari dan UNICEF Libatkan Organisasi Wanita Kejar Target Imunisasi Anak

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari bersama Dinas Kesehatan Papua Barat dan UNICEF menggandeng...

Haryono May Apresiasi Antusiasme Masyarakat Jaga Kebersihan Sambut Pesparawi Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id– Anggota DPRK Manokwari, Haryono M.K. May, menyambut baik antusiasme masyarakat maupun instansi...