MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibadah awal Juli yang digelar majelis taklim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menjadi wadah bersyukur bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya penerima Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat keimanan dan pembinaan rohani ASN di lingkungan Pemprov Papua Barat.
“Selamat kepada para penerima SK CPNS dan PPPK. Pengangkatan tersebut merupakan anugerah yang patut disyukuri serta diharapkan menjadi penguatan bagi majelis taklim di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua Barat Agus Nurrodi mewakili Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat ibadah awal bulan di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (7/7/2026).
Agus juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat periode 2014-2023 Nataniel D Mandacan. Dia turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang anggota majelis taklim sehari sebelumnya.
Dia mengatakan ibadah ASN merupakan agenda rutin yang bertujuan memperdalam pemahaman agama sekaligus membangun karakter aparatur. Menurutnya, kegiatan tersebut juga memperkuat kedisiplinan ASN sebagai pelayan masyarakat.
Setiap pekerjaan, lanjutnya, harus dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Karena itu, Agus mengajak seluruh ASN menjalankan amanah dengan ikhlas serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam bekerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat sekaligus Ketua Majelis Taklim Pemprov Papua Barat Alwan Rimosan mengatakan ASN kini dapat memanfaatkan masjid di kompleks Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat. Dia mengajak seluruh ASN melaksanakan salat berjemaah pada waktu Zuhur dan Asar.
“Masjidnya sangat megah, maka saya mengajak kita semua untuk melaksanakan salat berjamaah setiap waktu Zuhur dan Asar,” katanya.
Alwan menyampaikan pengajian bulanan selanjutnya akan diisi kajian hukum Islam dan tauhid secara bergiliran. Materi tersebut diharapkan meningkatkan semangat ASN mengikuti pembinaan keagamaan sekaligus berdampak positif terhadap kinerja.
Adapun Ustadz Ali Mustofa dalam tausiahnya menekankan pentingnya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah Swt, termasuk kesempatan menjadi ASN. Dia mengatakan rasa syukur harus diwujudkan melalui amal saleh dan pemanfaatan nikmat untuk hal-hal yang baik.
“Syukur bukan hanya mengucapkan Alhamdulillah, namun dilanjutkan dengan tindakan,” tuturnya.
Ustadz Ali menambahkan syukur tidak cukup diwujudkan melalui ucapan dan perbuatan. Menurutnya, rasa syukur juga harus tertanam dalam hati.
“Selanjutnya juga perlu syukur dalam hati,” tegasnya.
Ustadz Ali mengingatkan para penerima SK CPNS dan PPPK agar menjadikan amanah yang diterima sebagai motivasi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Dia meminta para ASN baru tidak lalai dalam menjalankan ibadah setelah memperoleh status sebagai ASN. (LP14/red)
