26.7 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
26.7 C
Manokwari

Search for an article

More

    IDI Ungkap Penghambat Sektor Kesehatan di Papua Barat: Dokter Minim  

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Papua Barat dr Adhe Ismawa mengatakan, tantangan tim kesehatan di Papua Barat sangat berat. Jumlah dokter yang masih minim menjadi salah satu faktor penghambat pembangunan bidang kesehatan.

    Adhe mengatakan, IDI bersama seluruh dokter spesialis di Papua Barat akan terus berkomitmen melakukan penanganan baik preventif maupun promotif. Harapannya masyarakat dapat teredukasi lebih baik.

    “Kesehatan bukan tugas dari pemerintah daerah maupun petugas medis saja, tetapi tanggung jawab tiap individu untuk menjaga kesehatannya sendiri,” ujarnya.

    Di Papua Barat kata Adhe, masih terkendala jumlah tenaga dokter terutama dokter spesialis. Karena itu, IDI akan berkoordinasi dengan pusat dan bekerja sama dengan leading sektor kesehatan baik di kabupaten maupun provinsi.

    Dilaporkan juga bahwa total anggota dokter yang tergabung dalam IDI Papua Barat sekitar 400 dokter umum dan spesialis. Hal itu termasuk intensif dan sub spesialis.

    Adhe mengatakan bahwa untuk dokter anak, dokter penyakit dalam, dokter bedah dan dokter kandungan masing-masing kabupaten di Papua Barat sudah memilikinya.

    “Namun dokter sub spesialis seperti jantung baru di Manokwari 2 dokter, kemudian bedah syaraf untuk penyakit-penyakit stoke yang serangan mendadak kita belum punya sama sekali,” tuturnya.

    Selain kebutuhan tenaga dokter sarana kesehatan juga penting dalam mendorong kebutuhan kesehatan di Papua Barat. Penambahan jumlah rumah sakit di Papua Barat yang menurutnya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa semakin terjamin dan mudah sedangkan pihak rumah sakit juga akan meningkatkan pelayanan rumah sakitnya masing-masing.

    “Tantu masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses kesehatan, dan dari sisi persaingan tentu akan menumbuhkan persaingan yang sehat antar pihak rumah sakit,” katanya.(LP14/red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30...

    Sinergi Mahasiswa dan Polri, Bantu Korban Kebakaran Malakuli

    FAKFAK, Linkpapua.id– Kepedulian terhadap korban musibah kebakaran di Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak,...

    Pemda Manokwari Kawal Tuntutan Masyarakat Soal Pemanfaatan air Pabrik Semen

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari memfasilitasi pembahasan penyelesaian aksi pemalangan...
    Exit mobile version