Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada akhir tahun 2025. Tingkat pengangguran tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 4,34 persen, turun 0,21 persen poin dibanding Agustus 2025,” tulis laporan BPS Papua Barat dikutip LinkPapua.id, Rabu (11/2/2026).

Penurunan angka pengangguran ini terjadi seiring dengan melonjaknya jumlah penduduk yang terserap di berbagai lapangan kerja. Saat ini, tercatat ada ratusan ribu warga di Papua Barat yang sudah berstatus bekerja.

“Penduduk bekerja pada November 2025 sebanyak 298.113 orang, naik 9.790 orang dari Agustus 2025,” ungkapnya.

Di sisi lain, jumlah masyarakat yang masuk dalam kategori angkatan kerja juga terpantau mengalami pertumbuhan. Hal ini diikuti dengan meningkatnya partisipasi aktif warga dalam pasar tenaga kerja secara signifikan.

“Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025 sebanyak 311.649 orang, naik 9.571 orang dibanding Agustus 2025. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 71,44 persen, naik sebesar 1,89 persen poin dibanding Agustus 2025,” jelasnya.

Sektor perdagangan dan otomotif menjadi penyumbang terbesar dalam membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Lapangan usaha ini tercatat paling agresif dalam merekrut tenaga kerja baru dalam tiga bulan terakhir.

“Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbanyak pada penduduk bekerja adalah Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor sebanyak 3.747 orang,” sebut BPS.

Kualitas lapangan kerja di Papua Barat juga menunjukkan perbaikan dengan beralihnya pekerja ke sektor yang lebih stabil. Banyak masyarakat kini mulai bekerja secara penuh dan meninggalkan status paruh waktu.

“Tingkat setengah pengangguran sebesar 5,79 persen turun sebesar 3,95 persen poin, sementara tingkat pekerja paruh waktu sebesar 22,63 persen turun 9,72 persen poin dibanding Agustus 2025,” tambahnya.

Kondisi positif ini semakin diperkuat dengan meningkatnya jumlah pekerja yang kini berada di jalur kegiatan formal. Pertumbuhan ini menjadi sinyal bahwa iklim kerja di Papua Barat semakin profesional dan terjamin.

“Pada November 2025 penduduk bekerja pada kegiatan formal sebanyak 124.283 orang (41,69 persen), naik 4,88 persen poin dibanding Agustus 2025,” tutup laporan tersebut. (*/red)

Latest articles

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ Korpri tingkat nasional ke-8 di Makassar dan Pangkep, Sulawesi Selatan...

More like this

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ...

Gubernur Dominggus Buka Pameran UMKM Papua Barat, Dorong Produk Lokal Jadi Raja di Rumah Sendiri

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Pameran UMKM Papua Barat 2026...

Gubernur Papua Barat: 1 Agustus Seharusnya Atribut HUT Kemerdekaan RI Sudah Terpasang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyoroti belum terpasangnya baliho dan spanduk...