JAKARTA, LinkPapua.id – Kabar duka menyelimuti dunia perlindungan anak setelah Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, dikabarkan meninggal dunia hari ini. Kepergian sosok pemimpin lembaga negara ini menjadi kehilangan besar bagi bangsa, khususnya dalam upaya pemenuhan hak anak.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Hari ini kami kehilangan sosok pemimpin, ibu, dan teladan yang begitu berarti bagi kami di Komisi Perlindungan Anak Indonesia,” tulis KPAI di akun Instagram resminya, Minggu (1/3/2026).
Pihak KPAI menyatakan rasa duka yang mendalam melalui keterangan resminya di media sosial. Segenap keluarga besar lembaga tersebut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Ibu Margaret Aliyatul Maimunah bukan hanya Ketua, tetapi juga sosok yang penuh keteguhan, kelembutan, dan keberpihakan tanpa lelah bagi perlindungan anak Indonesia. Dedikasi, kepedulian, dan nasihat beliau akan selalu hidup dalam setiap langkah kami. Terima kasih atas pengabdian dan cinta yang Ibu berikan untuk anak-anak negeri ini,” tulis KPAI.
Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang sangat teguh dalam mengawal isu perlindungan anak di tanah air. Seluruh dedikasi dan kasih sayang yang telah diberikan selama ini akan selalu menjadi inspirasi bagi jajaran KPAI.
Margaret Aliyatul Maimunah sendiri merupakan nakhoda KPAI untuk masa jabatan periode 2022-2027. Sebelum menjabat sebagai ketua, ia memiliki rekam jejak pendidikan yang cemerlang sebagai alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Pendidikan tingginya pun sangat relevan dengan isu kemanusiaan, di mana ia telah menyelesaikan studi S-2 Kajian Wanita di Universitas Indonesia. Hingga akhir hayatnya, Margaret diketahui tengah menempuh jenjang pendidikan S-3 Ilmu Pemerintahan di IPDN Jakarta. (*/red)
