MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor melepas jenazah Yurthinus Mandacan secara resmi untuk menyerahkannya kepada pihak keluarga. Prosesi pelepasan ini menandai penghormatan terakhir lembaga legislatif sebelum keluarga memakamkan almarhum.
“Kepergian beliau adalah duka mendalam bagi kita semua. Almarhum merupakan sosok yang mengabdi bagi masyarakat,” ujar Wonggor saat prosesi penyerahan di Kantor Sekretariat DPRP Papua Barat, Kamis (23/4/2026).
Wonggor menyebut kepergian Yurthinus sebagai kehilangan besar bagi keluarga dan lembaga DPRP. Dia juga menegaskan masyarakat Papua Barat turut merasakan duka yang sama atas berpulangnya Yurthinus.
Ketua DPRP membeberkan rekam jejak mendiang yang pernah menjabat anggota dewan melalui jalur Otonomi Khusus (Otsus). Yurthinus kemudian menduduki kursi legislatif kembali pada periode saat ini melalui jalur pemilihan umum (pemilu).
Mendiang mengemban tugas sebagai anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Selain itu, aktif menjalankan peran dalam alat kelengkapan dewan lainnya selama masa jabatan.
Wonggor memuji dedikasi almarhum yang menunjukkan profesionalisme tinggi sebagai wakil rakyat. Yurthinus selalu mengawal aspirasi masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Beliau sangat rajin dalam menjalankan tugas dan selalu menyampaikan sesuatu dengan sopan. Selamat jalan Bapak Yurthinus Mandacan,” ucap Wonggor.
Wonggor memastikan lingkungan DPRP Papua Barat akan selalu mengenang sosok Yurthinus. Lembaga berkomitmen terus menghargai seluruh jasa dan pengabdian almarhum.
Ketua DPRP kemudian memanjatkan doa khusus untuk kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Dia berharap pihak keluarga mendapatkan ketabahan menghadapi cobaan ini.
Upacara pelepasan ini menghadirkan pimpinan dan anggota DPRP Papua Barat secara lengkap. Asisten III Setda Papua Barat Otto Parorongan turut menghadiri prosesi tersebut bersama jajaran Forkopimda.
Pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) juga memadati lokasi upacara penghormatan. Seluruh pegawai Sekretariat DPRP Papua Barat ikut menyaksikan prosesi pelepasan jenazah tersebut. (LP14/red)
