Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia sempat mengkhawatirkan tingginya biaya operasi medis yang harus dijalaninya.

Tabita awalnya merasakan nyeri terus-menerus pada bagian perut bawah saat berada di kediamannya di Manokwari. Dia kemudian menjalani pemeriksaan medis secara berjenjang mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.

“Awalnya saya menganggap nyeri pada perut bagian bawah yang saya rasakan hanyalah gangguan hormonal biasa. Namun, setelah diperiksa dokter, saya diberitahu bahwa kondisi saya cukup serius dan berpotensi harus menjalani operasi jika tidak membaik. Mendengar hal tersebut, saya langsung merasa takut dan khawatir, terutama membayangkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan,” kata Tabita, Minggu (10/5/2026).

Kekhawatiran mengenai beban biaya pengobatan perlahan berkurang setelah dia memanfaatkan Program JKN. Tabita tercatat sebagai peserta aktif pada segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pemerintah daerah.

“Puji Tuhan, kehadiran JKN sangat membantu saya. Saya sempat membayangkan prosesnya akan memakan waktu lama, namun ternyata semuanya berjalan cepat dan tidak menyulitkan,” ucapnya.

Selain mendapatkan perawatan, Tabita juga menerima kunjungan petugas BPJS Satu yang melakukan visitasi langsung di rumah sakit. Petugas memberikan informasi mengenai kemudahan layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah akses kesehatan di masa mendatang.

Tabita menilai pengalaman yang dialaminya menjadi bukti akses layanan kesehatan kini lebih mudah dan merata. Dia merasa terlindungi karena tidak lagi harus memikirkan biaya pengobatan yang berat di hari tua.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN yang telah memberikan bantuan dan perlindungan bagi saya. Saya bisa mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan tanpa harus memikirkan biaya yang berat,” ungkapnya.

Tabita berharap BPJS Kesehatan terus mempertahankan kualitas layanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dia meminta agar program ini tetap berjalan secara berkelanjutan untuk membantu warga lain yang mengalami kendala kesehatan serupa. (LP14/red)

Latest articles

Asap Kebakaran TPA Manokwari Ancam Kesehatan, Pemprov Papua Barat Wajibkan ASN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mewajibkan ASN dan non-ASN memakai masker di lingkungan kerja menyusul kebakaran TPA Manokwari. Kebijakan tersebut diterapkan karena asap...

More like this

Asap Kebakaran TPA Manokwari Ancam Kesehatan, Pemprov Papua Barat Wajibkan ASN Pakai Masker

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mewajibkan ASN dan non-ASN memakai masker di lingkungan...

Oknum Komisioner KPU Papua Barat-Istri Orang Diamankan di Kasus Perzinaan, Diduga Hendak Hilangkan Bukti

MANOKWARI, LinkPapua.id – Oknum Komisioner KPU Papua Barat berinisial AM dan perempuan berinisial TJ...

Oknum Komisioner KPU Papua Barat-Istri Orang Lain Diamankan Polisi di Kasus Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi mengamankan oknum Komisioner KPU Papua Barat berinisial AM bersama perempuan...