Lani Lakotani Resmi Pimpin BKOW Papua Barat Periode 2025-2030

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Lani Lakotani resmi menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Papua Barat periode 2025-2030. BKOW komitmen memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Papua Barat.

Lani Lakotani bersama jajaran pengurusnya dilantik Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam sebuah seremoni di Mansinam Beach, Rabu (26/3/2025).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 61 Tahun 2025 tentang pengangkatan pengurus Dewan Pimpinan BKOW Papua Barat 2025-2030.

“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Masa Esa, pada hari ini Rabu 26 Maret 2025, dengan resmi melantik ketua umum dan pengurus BKOW periode 2025/2030. Saya percaya bahwa Ibu-Ibu akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagaimana mestinya,” ujar Dominggus membacakan naskah pelantikan.

Dominggus mengapresiasi kiprah BKOW yang telah berkontribusi dalam memperkuat peran perempuan di berbagai sektor, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan guna meningkatkan kualitas pelayanan dasar.

“Saya berpesan agar BKOW terus melakukan pemberdayaan perempuan untuk mencapai kesetaraan pembangunan dan perdamaian dalam setiap aspek,” katanya.

Lebih lanjut, Dominggus menekankan pentingnya peran organisasi perempuan dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba dan rendahnya akses pendidikan di kalangan generasi muda.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada ketua BKOW sebelumnya yang telah membawa BKOW tetap eksis hingga dilantik ketua dan pengurus yang baru,” ucapnya.

Sementara itu, Lani Lakotani mengungkapkan bahwa jumlah organisasi yang tergabung dalam BKOW terus bertambah. Jika pada tahun 2017 terdapat 23 organisasi, kini jumlahnya meningkat menjadi 28.

Menurutnya, semakin banyak organisasi yang bergabung, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban. Oleh karena itu, sinergi dan kerja sama yang erat menjadi kunci dalam menjalankan tugas.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, dalam situasi yang penuh tantangan dan persaingan saat ini, BKOW Papua Barat harus semakin memperkuat fungsinya sebagai wadah organisasi perempuan dalam berbagai aspek, mulai dari hukum, sosial, ekonomi, politik, hingga budaya.

“Tanggung jawab BKOW cukup besar, terutama dalam pemberdayaan ekonomi keluarga dan pengentasan kemiskinan, penurunan angka kematian ibu dan anak, serta penurunan angka stunting di Papua Barat. Atas nama ketua, saya mohon dukungan dan seluruh pengurus BKOW dan seluruh organisasi anggota BKOW yang ada di Papua Barat,” bebernya. (LP14/red)

Latest articles

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri, memukau tamu undangan saat tampil pada penutupan Pesparani Katolik IV...

More like this

Yulse dan Debri ‘Duo Uncri’ Bikin Kagum Tamu di Penutupan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Duo penyanyi Universitas Caritas Indonesia (Uncri), Yulse Nahuwae dan Debri,...

Hadapi Pesparani Nasional, LP3KD Sebut Nilai Juara Papua Barat Belum Capai Standar

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – LP3KD Papua Barat menyebut nilai para juara Pesparani Katolik IV...

Roberth Hammar Minta Pemprov Papua Barat Adil Dukung Anggaran Kegiatan Keagamaan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...