26.6 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
26.6 C
Manokwari

Search for an article

More

    Mahasiswa di Manokwari Demo Tuntut Penegakan Hukum Kasus Mutilasi Warga Nduga

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan diri Mahasiswa Nduga dan Solidaritas Peduli Kemanusiaan Manokwari Papua Barat menggelar aksi demo di Jalan Utama, Kelurahan Amban, Manokwari, Senin (26/9/2022).

    Aksi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT itu mengakibatkan arus lalu lintas macet. Pengguna jalan, terutama menuju kawasan kampus Universitas Papua (Unipa), terpaksa dialihkan.

    Para pendemo menyerukan ketidakadilan dan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap peristiwa pembunuhan dan mutilasi empat warga Nduga di Mimika oleh oknum prajurit TNI dan warga sipil.

    “Pembunuhan dan mutilasi empat warga Nduga di Mimika merupakan dugaan pelanggaran HAM berat. Perbuatan pelaku terhadap korban tindakan pelecehan kemanusiaan,” jelas koordinator aksi, Yosias Kum.

    Massa sedianya hendak menyampaikan aspirasi di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua Barat melalui aksi long march. Namun, permintaan itu dihalangi aparat kepolisian yang membentuk barikade.

    Akhirnya, perwakilan Kanwil Kemenkumham Papua Barat menemui massa aksi di lokasi aksi demo. Diketahui, jarak antara lokasi demo dan Kanwil Kemenkumham Papua Barat di Arfai sekitar lebih dari 10 kilometer.

    Selain mahasiswa Nduga, perwakilan mahasiswa Serui yang hadir dalam aksi juga menuntut agar penegakan hukum kasus pembunuhan dan mutilasi warga Nduga dituntaskan hingga selesai.

    “Kami perwakilan mahasiswa Serui meminta agar masalah ini jangan hanya didengar dari telinga kanan tembus telinga kiri,” ucap salah satu mahasiswa perwakilan mahasiswa Serui yang kuliah di Unipa.

    Setelah ditemui perwakilan Kanwil Kemenkumham Papua Barat, massa melalui koordinator menyerahkan tuntutan.

    Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Kanwil Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Piet Bukorsyom, usai menerima aspirasi massa mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. “Kami akan tindak lanjuti ini kepada pimpinan,” kata Piet.

    Sementara, Kapolres Manokwari, AKBP Parisian Herman Gultom, mengatakan 300 personel dikerahkan untuk menjaga para pendemo maupun mengatur arus lalu lintas. (*/Red)

    Latest articles

    Plt Kadistrik Tembuni Bintuni Warning Guru-Nakes: Jangan Tinggalkan Tempat Tugas!

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Plt Kepala Distrik Tembuni, Yomima Ibori, memberikan peringatan kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga medis di wilayahnya. Dia menegaskan agar...

    More like this

    Plt Kadistrik Tembuni Bintuni Warning Guru-Nakes: Jangan Tinggalkan Tempat Tugas!

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Plt Kepala Distrik Tembuni, Yomima Ibori, memberikan peringatan kepada seluruh...

    Bupati Yohanis Resmikan Mobil Transfusi Darah Keliling RSUD Teluk Bintuni

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni resmi mengoperasikan mobil Unit Transfusi...

    ASN Bintuni Tak Lapor LHKPN? Bupati Yohanis: Tunjangan Tak Akan Cair!

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, memberikan peringatan kepada seluruh pejabat...
    Exit mobile version