25.4 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.4 C
Manokwari

Search for an article

More

    HUT Bintuni Ke-22, Wabup Joko Ziarah ke Makam Tokoh Pemekaran

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni, Joko Lingara, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni melaksanakan ziarah ke makam para tokoh pemekaran Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-22 Teluk Bintuni, Senin (9/6/2025).

    Ziarah berlangsung di Kampung Argosigemerai SP 5, Distrik Bintuni Timur. Joko memimpin langsung ziarah ke makam dua tokoh pemekaran di wilayah SP, yakni M Waritma dan As Payara. Sementara, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, melakukan ziarah terpisah di makam tokoh pemekaran yang berada di wilayah kota.

    Joko mewakili Bupati Teluk Bintuni menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga tokoh pemekaran yang tidak bisa hadir di SP karena melakukan ziarah di wilayah kota.

    Dia menegaskan bahwa jasa para tokoh pemekaran sangat besar dalam memperjuangkan terbentuknya Teluk Bintuni. Menurutnya, sudah sepatutnya pemerintah dan generasi penerus memberikan penghormatan yang layak.

    “Semoga semangat perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi kita semua anak-cucu dalam membangun daerah yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

    Joko juga memastikan bahwa agenda ziarah ke makam tokoh pemekaran akan menjadi kegiatan rutin tahunan setiap peringatan HUT kabupaten.

    “Semoga almarhum tokoh pemekaran amal ibadahnya diterima oleh Allah dan juga dilapangkan kuburnya,” katanya.

    Sementara itu, Rasid Waritma, anak dari salah satu tokoh pemekaran, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas inisiatif pemerintah daerah yang baru pertama kali melakukan ziarah ke makam para tokoh pemekaran.

    “Ini menjadi kebanggan kami keluarga tokoh pemekaran Kabupaten Teluk Bintuni karena baru pertama kali pemerintah daerah ziarah ke makam para tokoh pemekaran,” ucapnya.

    Dia juga menyampaikan harapan agar ke depan sejarah para tokoh pemekaran bisa ditetapkan secara resmi. Hal itu, kata dia, agar tiap peringatan HUT, siapa pun pemimpinnya bisa membacakan sejarah yang benar dan tidak berubah-ubah. (LP5/red)

    Latest articles

    Polres Fakfak Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Komitmen Polri dalam mendukung instruksi Presiden Republik Indonesia terkait swasembada dan ketahanan pangan nasional tidak hanya disampaikan lewat kebijakan, tetapi dibuktikan langsung di...

    More like this

    Polres Fakfak Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Komitmen Polri dalam mendukung instruksi Presiden Republik Indonesia terkait swasembada dan ketahanan pangan...

    Cari Solusi Batas Adat, Kementerian HAM Datangi Teluk Bintuni Temui Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) turun langsung ke Kabupaten Teluk...

    Masyarakat Adat Pasang Sasi di Kapal Seismik Fakfak, Operasi Migas Terhenti

    FAKFAK, LinkPapua.id - Masyarakat adat petuanan Raja Arguni di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, melakukan...
    Exit mobile version