MANOKWARI, Linkpapua.id- Kejadian memilukan pada seorang bocah 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bunuh diri karena kesulitan dalam membayar biaya pendidikan mendapat perhatian luas. Salah satunya dari anggota DPRK Manokwari Haryono.M.K.May.
Politisi partai Golkar tersebut menilai kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi semua pihak pemangku kebijakan.”Tentu kita sangat prihatin dengan kejadian itu. Ini merupakan tamparan bagi kita semua. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,”ungkap May Kamis (5/2/2026).
Dikatakan May, pemenuhan kebutuhan dasar seorang siswa untuk bersekolah harusnya dapat dipenuhi oleh pemerintah.” Jika akses pendidikan masih melukai yang kecil, yang gagal bukan mimpi mereka, melainkan tanggung jawab kita. Jangan biarkan kemiskinan membunuh masa depan,”tambah dia.
May berharap, pendidikan gratis yang digaungkan pemda Manokwari dapat benar terimplementasi dimasyarakat. Terlebih lagi program pendidikan gratis itu juga sudah menjadi peraturan daerah (Perda) tentang pedidikan gratis di Manokwari.(LP3/Red)
