26.7 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
26.7 C
Manokwari

Search for an article

More

    Papua Barat Siapkan Tim Reaksi Cepat, Antisipasi Dampak Siklon Tropis Surigae

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat menyiapkan tim reaksi cepat penanganan bencana pada sejumlah lokasi yang dianggap rawan bencana. Tim siap tanggap dipersiapkan guna mengantisipasi dampak bencana signifikan akibat siklon tropis surigae.

    “Tim siaga bencana disiapkan, sebagaimana peringatan dini dari BMKG atas kemunculan bibit siklon tropis. Kita (Papua Barat) siaga, tim yang disiapkan bukan hanya sekadar. Ini demi mengantisipasi kemungkinan terburuk,” kata Kepala BPBD Papua Barat Derek Ampnir saat dikonfirmasi, Rabu (14/4/2021).

    Ampnir menjelaskan, bukan hanya menyiapkan tim reaksi cepat. Namun juga merespons tingkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan, dengan cara melatih para relawan di komunitas penanganan bencana.

    Tak sampai di situ, pihak BPBD juga menggandeng Komando Armada III TNI Angkatan Laut yang berpangkalan di wilayah Sorong. Sedikitnya, akan ada 13 kapal armada timur yang berpatroli di perairan utara Papua Barat.

    Menurut Ampnir, persiapan tersebut tidaklah berlebihan. Sebab, Papua Barat masuk dalam tujuh daftar wilayah yang dimungkinkan terkena dampak siklon tropis yang mampu menciptakan bencana alam dasyat.

    Untuk itu, upaya penanganan dilakukan semaksimal mungkin, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

    “Koordinasi bersama pihak TNI Angkatan Laut sudah dilakukan. Selain itu, besok kita akan gelar rapat strategis secara virtual bersama seluruh pemangku kepentingan di Papua Barat, untuk memantapkan persiapan,” kata Ampnir.

    Rapat tersebut menindaklanjuti Surat Peringatan Dini Kepala BNPB Nomor: B-27/BNPB/D II/PK.03.02/04/2021 tertanggal 13 April 2021, tentang Peringatan Dini dan Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Siklon Tropis Surigae.

    Siklon Tropis Surigae

    Sebelumnya, pada Rabu 14 April, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manokwari merilis peringatan dini cuaca ekstrem, berupa kemunculan bibit siklon tropis 94W di Pasifik Barat sebelah Utara Papua. Kondisi itu diprediksi akan berlangsung selama sepekan.

    Namun demikian -informasi terkini- bibit siklon tropis 94W telah menjelma menjadi siklon tropis surigae. BMKG menyatakan, siklon tropis surigae terbentuk di sekitar Pasifik Barat sebelah utara Papua, tepatnya di 8,2 Lintang Utara (LU)-137 Bujur Timur (BT), sekitar 1.050 Km sebelah utara Biak Provinsi Papua.

    “Kepada masyarakat dan pemerintah harus siaga karena muncul bibit siklon tropis disebelah Utara Papua. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan disekitar sirkulasi siklonik yang harus diwaspadai dampaknya. Ini berpotensi menyebabkan tinggi gelombang laut mencapai empat meter,” kata Kepala BMKG Manokwari Daniel Tandi.

    Siklon tropis atau disebut juga topan (badai) merupakan badai melingkar yang intens. Dalam kasus yang ekstrim, siklon tropis dapat mengakibatkan hembusan angin melampaui batas 320 Km/jam, dimana permukaan laut dapat mencapai tinggi enam meter diatas permukaan normal. Fenomena itu yang menyebabkan bencana alam di NTT dan NTB.(LP7/red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    WRI Indonesia Dorong Ekonomi Hijau Jadi Peluang Baru Masyarakat Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - World Resources Institute (WRI) Indonesia mendorong penerapan ekonomi hijau sebagai mesin...

    Dominggus Ajak 6 Provinsi di Papua Sinergi Garap Pembangunan Rendah Karbon

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak enam provinsi di tanah Papua...

    Kanwil Kemenkum Pabar Harmonisasi Ranperbup Program Satu Milyar Satu Kampung Kaimana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat memfasilitasi kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati...
    Exit mobile version