MANSEL, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng BKKBN menyalurkan stimulus gizi bagi anak stunting di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Bantuan itu diberikan untuk mendukung penanganan stunting berbasis kampung.
“Penyerahan bantuan ini adalah stimulus. Yang paling utama adalah bagaimana kita membangun kesadaran bersama, mendampingi para ibu, dan memastikan bahwa tidak ada anak-anak kita di Papua Barat, khususnya di Manokwari Selatan, yang kehilangan kesempatan untuk tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Kepala DP3AP2KB Papua Barat, Witri, saat penyaluran bantuan stunting di Distrik Oransbari, Jumat (5/6/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di Kampung Waroser dan Kampung Watariri, Distrik Oransbari, Mansel. Bantuan yang diserahkan meliputi paket nutrisi tambahan, asupan gizi makro dan mikro, serta susu formula.
Witri menegaskan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Dia juga menekankan penguatan peran keluarga dalam pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang.

Sementara itu, Kepala BKKBN Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, menyebut intervensi berbasis kampung perlu dilakukan agar bantuan tepat sasaran. Program seperti di Waroser dan Watariri diarahkan kepada anak-anak yang membutuhkan berdasarkan data by name by address.
Kepala Distrik Oransbari I Gede Wisnu Wardhana menyampaikan apresiasi atas bantuan dari pemerintah provinsi dan kabupaten. Dia menyebut pihak distrik siap mengawal pemanfaatan bantuan tersebut.
“Kami atas nama masyarakat Kampung Waroser dan Watariri sangat bersyukur atas kehadiran dan bantuan nyata ini. Kami siap mengawal dan memastikan bantuan ini dikonsumsi dengan baik oleh anak-anak kita agar target penurunan stunting di Distrik Oransbari dapat tercapai maksimal,” ucapnya.
Kegiatan penyaluran bantuan juga dirangkaikan dengan dialog bersama orang tua dan kader posyandu setempat. Dialog itu membahas edukasi pola makan sehat dengan memanfaatkan pangan lokal. (LP2/red)
