Percepat Konsolidasi, BP LMA Bomberai Siapkan Pengukuhan di Tujuh Kabupaten

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Ketua Badan Pengurus Lembaga Masyarakat Adat (BP LMA) Tanah Papua Wilayah Adat Bomberai Imanuel Horna memulai konsolidasi dengan mempersiapkan Badan Pengurus LMA di tujuh kabupaten yang ada di Papua Barat. Konsolidasi dilakukan agar tetap terjaga keberlangsungan harmonisasi di tengah masyarakat adat.

Adapun tujuh daerah yang menjadi wilayah adat LMA Bomberai adalah Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana dan Kabupaten Fakfak. Melalui rapat kerja yang berlangsung di Kampung Tinanteri Distrik Manimeri Kabupaten Teluk Bintuni pada Senin (27/2/2023), Imanuel menginstruksikan agar pengurus LMA di masing-masing kabupaten, mempersiapkan diri untuk pengukuhan pengurus yang akan dilakukan oleh Ketua Umum LMA Tanah Papua, Lenis Kogoya, pada Maret 2023.

“Bagi daerah yang belum terbentuk kepengurusan LMA tingkat kabupaten, dimohon segera menyusun nama-nama dalam struktur pengurus untuk disampaikan kepada badan pengurus pusat,” kata Imanuel Horna.

Imanuel Horna dikukuhkan sebagai Ketua LMA Wilayah Adat Bomberai Papua Barat sesuai Surat Keputusan Badan Pengurus Pusat LMA Tanah Papua Nomor 017/XII/SK/LMA-PAPUA/2022 tentang Pengukuhan Pengurus Koordinator Wilayah Adat Bomberai yang ditandatangani Ketua Umum LMA Tanah Papua, Lenis Kogoya.

Selain Imanuel, nama pengurus lain yang dikukuhkan melalui SK ini adalah Melyaki Dowansiba selaku sekretaris dan Maria Horna sebagai bendahara.

Terdapat enam tugas dan tanggungjawab yang menjadi beban Badan Pengurus Wilayah. Yakni melaksanakan sosialisasi program dan menjalankan tugas yang ditetapkan pimpinan LMA Tanah Papua.

Yang kedua, Badan Pengurus Wilayah LMA ini wajib memberikan laporan kinerja LMA kabupaten/kota kepada pimpinan LMA Tanah Papua. Kemudian yang ketiga, membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dalam melaksanakan pembangunan dan pembinaan masyarakat adat, terutama hak-hak masyarakat.

Tugas selanjutnya adalah memelihara stabilitas nasional yang sehat dan dinamis yang dapat memberikan peluang yang luas kepada aparat pemerintah yang bersih, berwibawa serta pelaksanaan pembangunan berkualitas.

BP LMA Wilayah Adat Bomberai juga mendapat tugas menciptakan suasana yang dapat menjamin tetap terpeliharanya kebhinekaan masyarakat adat dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa. Yang terakhir, BP LMA Wilayah Adat Bomberai harus menjaga kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia. (LP5/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan di Teluk Wondama

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak...

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...