27.6 C
Manokwari
Sabtu, April 11, 2026
27.6 C
Manokwari
More

    Perempuan Suku Maya Siap Perjuangkan Kesetaraan Gender di MRP PBD

    Published on

    Waisai, linkpapua.com- Panitia pemilihan calon anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya telah menerima pendaftaran dari beberapa perwakilan adat Suku Maya. Kedua perwakilan adat itu meliputi dua pulau besar yakni Pulau Salawati dan Waigeo.

    Panitia juga secara terpisah menerima pendaftaran perwakilan laki-laki dan tiga perwakilan perempuan. Ketiga perwakilan perempuan masing-masing dari Pulau Waigeo dan Pulau Salawati.

    Prosesi pendaftaran diwarnai atraksi adat. Bakal calon anggota MRP-PBD perwakilan Kabupaten Raja Ampat itupun diiringi dengan suara tambur, sambil berjalan menuju Sekretariat Panitia Seleksi Anggota MRP, Senin (8/05/23).

    Baca juga:  Waterpauw: SK Penjabat Sekda Papua Barat Sudah Ada, Pelantikan Menyusul

    Salah satu bakal calon perwakilan Adat, Badarudin Mayalibit mengatakan dengan perwakilan dewan adat suku Maya, muncullah dua calon adat. Yakni perwakilan dari Pulau Waigeo dan Salawati.

    “Saya sendiri Badarudin Mayalibit selaku perwakilan dari Salawati. Sedangkan saudara Lipni Dimalouw perwakilan dari pulau Waigeo,” ungkapnya.

    Badarudin mengungkapkan, ia telah melewati semua tahapan sesuai petunjuk Panitia Seleksi MRP-PBD Kabupaten Raja Ampat.

    Salah satu calon perwakilan perempuan, Fredrika Wader mengatakan, salah satu yang mendorongnya untuk maju sebagai anggota MRP adalah untuk memperjuangkan nasib perempuan.

    Baca juga:  Orgenes Wonggor Akui Partai Golkar Sulit Raih 4 Kursi di Pegaf

    “Masih kerap terjadi kekerasan pada perempuan pada umumnya di wilayah adat Suku Maya. Ini harus diakhiri dan saya siap berjuang untuk itu,” ucap Rika panggilan akrabnya.

    Ia menjeaskan, bahwa tujuan lembaga ini, untuk dapat melihat dan mengambil langkah-langkah pendekatan secara adat, untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kekerasan yang terjadi terhadap perempuan di Suku Maya,

    “Terkait proses pendaftaran di hari ini soal kejanggalan saya rasa tidak ada, karena ini baru tahapan awal. Dan kami selaku peserta wajib mengikuti semua persyaratan yang diberikan oleh tim pansel MRP -PBD,” jelasnya.

    Baca juga:  165 UMKM Teluk Bintuni dapat Bantuan Tenda dan Stimulus Rp1 Juta

    Perwakilan suku adat Maya ada tiga perempuan yang mewakili sub suku masing -masing. Mereka yaitu Fredrika Wader Daat, Melani Sumbigenan dan Sarah Ayu Dimalouw.

    Menurut Rika, soal kursi perempuan ia punya aturan tersendiri untuk mendapatkan rekomendasi dari wadah perempuan culture yang sudah terdaftar di Kesbangpol. Maka pendaftar anggota MRP harus mendapat rekomendasi masyarakat adat untuk mewakili adat dan mendapat rekomendasi. (LP10/red) 

    Latest articles

    Hermus Indou:Pembangunan Huntap Disesuaikan Kemampuan Anggaran Daerah

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten di Manokwari memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban kebakaran di kawasan Borobudur belum dapat dilakukan sekaligus. Pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap...

    More like this

    Hermus Indou:Pembangunan Huntap Disesuaikan Kemampuan Anggaran Daerah

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten di Manokwari memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban kebakaran di...

    Halal Bihalal PHBI Manokwari, Perkuat Persatuan dan Sinergi Hadapi Bencana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manokwari menggelar kegiatan halal bihalal bersama Pemerintah...

    Pemkab Manokwari Larang Pembangunan di DAS, Fokus Cegah Bencana

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari berencana menertibkan bangunan yang berdiri di daerah aliran sungai...