165 UMKM Teluk Bintuni dapat Bantuan Tenda dan Stimulus Rp1 Juta

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Papua Barat menyalurkan bantuan tenda dan modal usaha bagi 165 pelaku UMKM di Kabupaten Teluk Bintuni. Bantuan diserahkan di Aula Kantor Agama, Distrik Bintuni Timur, Selasa (5/12/2023).

Kepala Dinas KUKM Provinsi Papua Barat Enos Aronggear menjelaskan, bantuan tenda untuk pelaku UMKM produktif bertujuan mendorong sektor ekonomi kecil agar bisa bergerak dan bertumbuh. Dengan bantuan stimulus sebesar Rp1 juta, kata Enos, juga akan memberi kesempatan kepada UMKM untuk berkembang lebih baik.

Baca juga:  APBD Perubahan 2025 Teluk Bintuni Disahkan, Defisit Rp140 Miliar

“Untuk Bintuni kita berikan 165 tenda. Harapannya ini bisa membangkitkan UMKM agar bisa tetap bergerak,” kata Enos Aronggear di sela sela penyerahan bantuan.

Menurut Enos, bantuan diberikan kepada semua pelaku UMKM yang produktif. Enos menegaskan, bantuan tidak dibatasi pada otsus.

“Jadi semua pelaku UMKM menerima, karena itu juga mengangkat harkat dan martabat Provinsi Papua Barat,” ungkap Enos Aronggear.

Lanjutnya, bantuan ini tidak hanya tersalurkan di Teluk Bintuni. Tetapi juga di Fakfak dan Mansel. Setelah Bintuni, bantuan juga akan disalurkan ke Manokwari.

Baca juga:  Pengurus Asosiasi Futsal Tuli Papua Barat Dilantik, Herry Ibo Ketua

“Selain Teluk Bintuni, tiga kabupaten lain kita salurkan 100 tenda,” ujar Aronggear.

Hanya saja, Teluk Bintuni mendapatkan pengecualian dengan jumlah bantuan lebih banyak karena adanya permintaan dari pemerintah daerah dengan pengamatan sektor-sektor ekonomi di daerah ini. Selanjutnya, Aronggear juga mengingatkan agar pelaku UMKM memiliki NIB.

“Harus punya NIB (Nomor Izin Berusaha) itu dicanangkan oleh Kementerian Koperasi 10 juta di tahun 2023 itu harus kita kerjakan. Tahun depan kita akan lakukan sosialisasi untuk tujuh kabupaten yang ada di Papua Barat. Kita akan keliling,” paparnya.

Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Rapat Bersama TPID Mitigasi Dampak Kenaikan Harga BBM

Selain sosialisasi NIB, pemprov juga akan melakukan pelatihan pembukuan sederhana bagi para pelaku usaha. Ini bertujuan agar mereka dapat mengatur administrasi keuangan dengan baik.

Asisten II Pemkab Bintuni IB Putu Suratna mengatakan, masyarakat yang telah menerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan baik. Ia menekankan perlunya pengawasan kepada masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah. (LP5/red)

Latest articles

Stok Sapi Kurban di Manokwari Aman Jelang Iduladha 2026, Harga Rp15...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memastikan ketersediaan sapi kurban mencukupi kebutuhan masyarakat menghadapi Lebaran Iduladha 2026....

More like this

Bupati Yohanis Manibuy Siap Sinergikan Program Otsus dengan Pemerintah Pusat

MIMIKA, Linkpapua.id- Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H., diketahui menghadiri rapat koordinasi seluruh kepala daerah...

Haryono May: Pengelolaan Sampah Butuh Formulasi yang Tepat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M.K. May meminta agar pengelolaan sampah di...

Komisi II DPRK Manokwari Monitoring Lapangan LKPJ Bupati Tahun 2025 Pekan Depan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi II DPRK Manokwari akan melaksanakan monitoring lapangan terhadap Laporan Keterangan...