Persemayaman Nataniel D Mandacan, Keluarga Kenang sebagai Sosok Disiplin-Teguh Prinsip

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Keluarga besar almarhum Nataniel D Mandacan mengenang mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat itu sebagai sosok yang disiplin, teguh memegang prinsip, dan lebih banyak memberi teladan melalui tindakan selama hidupnya. Penilaian tersebut disampaikan keluarga saat prosesi persemayaman almarhum di Manokwari, Papua Barat.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pendeta dan seluruh hadirin yang telah memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar paman almarhum, Obet A Rumbruren, saat prosesi persemayaman di rumah duka, Manokwari, Senin (6/7/2026).

Obet mengatakan kepergian Nataniel meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga. Namun, dukungan dari masyarakat, rekan kerja, sahabat, dan para pelayat menjadi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Selain menyampaikan rasa duka, Obet mengapresiasi perhatian Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan kepada keluarga almarhum. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada tetangga dan seluruh masyarakat yang mendampingi keluarga sejak almarhum mengembuskan napas terakhir hingga proses pemakaman.

Dalam kesempatan itu, Obet mewakili keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup almarhum pernah melakukan kesalahan kepada siapa pun. Dia juga membuka ruang penyelesaian apabila masih ada urusan almarhum yang belum diselesaikan.

“Jika semasa hidup almarhum memiliki sangkutan duniawi yang belum terselesaikan, mohon menghubungi keluarga dengan disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sementara itu, adik bungsu almarhum, Demianus Mandacan, mengenang Nataniel sebagai pribadi yang tidak banyak berbicara. Menurutnya, almarhum selalu membuktikan setiap perkataannya melalui tindakan.

Adik bungsu almarhum, Demianus Mandacan, saat prosesi persemayaman di rumah duka, Manokwari, Senin (6/7/2026). (Foto: Taufik/LinkPapua.id)

“Apa yang beliau bicarakan pasti dilakukan. Begitulah kesehariannya di dalam keluarga,” tuturnya.

Demianus mengatakan almarhum memiliki kebiasaan mencatat setiap rencana kegiatan maupun pekerjaan yang akan dilakukan. Kebiasaan tersebut mencerminkan kedisiplinan dan tanggung jawab yang selalu dipegang Nataniel.

Dia menuturkan salah satu prinsip hidup yang selalu diajarkan almarhum ialah berpikir matang sebelum berbicara. Prinsip itu diyakini agar seseorang tidak menyakiti perasaan orang lain.

“Satu hal yang selalu beliau tekankan, sebelum berbicara harus berpikir panjang agar tidak menyakiti orang lain,” ucapnya.

Bagi keluarga, Nataniel akan selalu dikenang sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai moral dan memegang teguh prinsip hidup. Almarhum juga dikenal memiliki disiplin tinggi dalam menjalankan setiap tanggung jawabnya.

Sebelumnya, Nataniel meninggal dunia di RS AL Manokwari pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 04.00 WIT setelah menjalani perawatan selama tiga hari. Almarhum memasuki masa purna tugas pada 2022 setelah puluhan tahun mengabdi di dunia birokrasi. (LP14/red)

Latest articles

Gubernur Papua Barat Ajak ASN Teladani Semangat Pengabdian Nataniel D Mandacan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) meneladani semangat pengabdian almarhum Nataniel D Mandacan. Menurutnya, dedikasi almarhum...

More like this

Gubernur Papua Barat Ajak ASN Teladani Semangat Pengabdian Nataniel D Mandacan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Teluk Bintuni Kedepankan Semangat Pelayanan Sukseskan Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni mengedepankan semangat pelayanan untuk menyukseskan...

LP3KD Papua Barat Pastikan Penilaian Pesparani IV Berjalan Objektif

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...