26.5 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
26.5 C
Manokwari

Search for an article

More

    Plt Sekda PB Ingatkan Hati-hati Kelola Anggaran: Jangan jadi Temuan

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Plt Sekda Papua Barat Yacob Fonataba mengatakan, seluruh pimpinan OPD harus mempersiapkan skedul program 2024 dari sekarang. Ia juga mengingatkan, setiap program harus dijaga validitas laporannya agar tidak menjadi temuan.

    Hal ini diutarakan Yacob Fonataba saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (4/12/2023). Sejumlah poin terbaik kinerja dan disiplin ASN juga disampaikan Yacob.

    Awalnya Yacob berbicara soal disiplin. Kata dia, disiplin adalah kunci dari kinerja pelayanan.

    “Saya mengapresiasi OPD yang ikut hadir dalam apel pagi. Dengan menggunakan seragam (PNS) itu berarti kita mempunyai mandat yang harus dilakukan,” jelasnya.

    Menurutnya, sebagai abdi negara, ASN harus menjauhi sifat malas. Yacob menyebut, berkah tidak datang bagi orang-orang malas.

    “Jadi kalau ada rencana dan ketetapan itu, bapak dan ibu jaga baik. Jangan ikut-ikutan lihat yang malas, nanti tidak diberkati. Jadi kalau dikasih kesempatan beryukur, karena hanya orang-orang terpilih yang akan di berkati,” tandas Yacob.

    Yacob lalu menyinggung soal penggunaan anggaran. Ia menegaskan, efektivitas dan efisiensi anggaran sangat bergantung pada spirit masing-masing OPD.

    Karena OPD-lah yang menjadi pengguna anggaran. Yang nantinya akan bermuara pada perbaikan pelayanan.

    “Ini harus diperhatikan. Terutama kasubag anggaran dan aset, dan masing-masing esalon III untuk perhatikan SPD,” jelasnya.

    “SPMTU paling lambat 30 November 2023 (sudah lewat), SPMGU dan LS rutin paling lambat 15 Desember tinggal 9 hari kedepan, kemudian SPMLS pihak ke 3 kontraktual paling lambat 19 Desember, dan yang terakhir STS, SPGTU, dan Bu paling lambat 29 November. Jadi saya mohon pimpina OPD, pejabat Esalon III, PPTK bendahara tolong memperhatikan ini supaya dinamika keuangan kita berjalan sesuai aturan”, jelasnya lagi.

    Ia menambahkan, semua program kegiatan yang sudah dilaksanakan, laporannya harus di lengkapi. Sebab jika ada laporan yang timpang, itu akan menjadi temuan.

    “Agar ketika ada audit, kita tidak takut”, katanya.

    Fonataba juga mengatakan, laporan yang dibuat menentukan anggaran ke depan. Yang penting untuk dicermati kata dia, SPG yang tidak lengkap akan memengaruhi PAGU anggaran tahun depan.

    “Ini yang mau saya sampaikan kepada pejabat esalon II, kepala biro, kepala dinas, kepala badan agar mendistribusikan pekerjaan kepada semua staf. Agar tidak menumpuk di orang-orang tertentu sehingga pekerjaan jadi mandat atau tidak mampu menyelesaikan pekerjaan,” imbuh Yacob. (LP12/red)

    Latest articles

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM...

    0
    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan dan mengecek langsung...

    More like this

    Massa Blokade Jalan, Tuntut Pelaku Tabrak Lari di Wondama Diproses Hukum

    WASIOR, Linkpapua.com- Keluarga YA, korban meninggal dunia setelah ditabrak oknum anggota Polres Teluk Wondama,...

    Anggota DPR RI Tegaskan Bakal Awasi Ketat Dapur Makan Bergizi di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Komisi IX DPR RI memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap operasional...

    Polda Papua Barat Siagakan 909 Personel-25 Pos Amankan Idulfitri 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya perayaan Idulfitri...
    Exit mobile version