Polisi Afirmasi Otsus Harus Jadi Agen Perubahan di Papua Barat

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- – Polisi afirmasi otsus punya tanggung jawab ganda di masyarakat. Tak hanya dituntut dalam memberikan rasa aman, tapi juga harus menjadi agen perubahan di Papua Barat.

“Penerimaan afirmasi otsus berjumlah 1.496 diharapkan menjadi agen perubahan untuk Papua dengan memberikan kontribusi positif. Sehingga harus memiliki loyalitas tanpa batas agar tidak terpengaruh dari luar,” ujar Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing dalam kegiatan pembinaan dan latihan (binlat) penguatan nilai-nilai kebangsaan bintara afirmasi otsus, Rabu (12/1/2022).

Dikatakan Tornagogo, setelah kembali ke masyarakat, polisi harus bisa menjadi pengayom. Memahami kultur masyarakat agar setiapm tindakannya tidak melenceng dari nilai-nilai kearifan lokal.

“Yang terpenting adalah harus melayani dengan hati sesuai dengan semboyan Polda Papua Barat,” pinta Tornagogo.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, para bintara afirmasi otsus harus memiliki semangat untuk membangun daerah. Sebagai polisi yang dibekali pengetahuan, sangat dituntut menunjukkan kontribusinya untuk daerah.

“Terima kasih Polri sudah mewujudkan apa yang diusulkan oleh pemda. Sebagai Mapolda yang baru di Indonesia, Polda Papua Barat masih membutuhkan banyak anggota Polri untuk menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat. Pemerintah terus berupaya menekan pengangguran dan kemiskinan. Termasuk dengan penerimaan bintara ini,” ungkap gubernur.

Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Nyoman Cantiasa berpesan agar para bintara memiliki prestasi. Bersungguh sungguh dalam tugas agar nantinya dapat mencapai pangkat perwira.

“Bintara otsus harus bisa memajukan tanah Papua, melalui Sumber Daya Manusia (SDM). SDM merupakan fokus perhatian dalam pembangunan Papua. Jumlah penerimaan bintara ini sangat luar biasa dibandingkan daerah lainnya,” jelas Pangdam.

Karenanya menurut Pangdam, ini kesempatan untuk berbuat dan menunjukkan prestasi.

“Jadilah bintara yang selalu memberi perlindungan kepada masyarakat. Jangan berhenti belajar. Karena jalan masih terbuka untuk berprestasi,” imbuhnya.
(LP3/Red).

Latest articles

Dinkes Papua Barat: Tak Ada Peserta Pesparawi Nasional Mual-Muntah Dirujuk ke...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat memastikan tidak ada peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang mengalami gangguan kesehatan hingga...

More like this

Dinkes Papua Barat: Tak Ada Peserta Pesparawi Nasional Mual-Muntah Dirujuk ke RS

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat memastikan tidak ada peserta Pesta Paduan...

Panitia Pesparawi Nasional Pastikan Peserta Tak Keracunan Makanan: Reaksi Alergi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV memastikan gangguan kesehatan...

Peserta Pesparawi Nasional Mual-Muntah gegara Tak Biasa Makan Ikan Tongkol

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sejumlah peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari,...