MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi melakukan autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat. Autopsi dilakukan di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Polda Papua Barat.
“Proses autopsi akan dilakukan secara profesional dan imparsial sesuai standar,” ujar Kabid Dokkes Polda Papua Barat Kombes Pol Iskandar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat, Kamis (30/7/2026).
Proses autopsi dimulai sekitar pukul 15.30 WIT. Pemeriksaan forensik diperkirakan akan berlangsung selama sekitar 4 jam dan ditangani dokter forensik dr Jimmy VJ Sembay.
Sebelum autopsi dimulai, pihak kepolisian menggelar rapat bersama dokter forensik, keluarga korban, dan kuasa hukum. Pertemuan itu dilakukan untuk menjelaskan tahapan pelaksanaan autopsi kepada seluruh pihak.
“Kami akan adakan rapat dihadiri dokter dan juga perwakilan keluarga dan kuasa hukum,” kata Iskandar.
Keluarga Yanto Idorway bersama warga memadati RS Bhayangkara Polda Papua Barat untuk menunggu jalannya autopsi. Dokter forensik yang menangani autopsi tiba dari Jayapura dan langsung menuju rumah sakit.
Keluarga diketahui telah menunggu selama tiga hari di depan kamar jenazah. Polda Papua Barat juga memasang tenda di sekitar lokasi sebagai tempat keluarga dan warga beristirahat.
“Kami minta maaf atas fasilitas yang ada kami tidak menduga kehadiran bapak ibu di sini sebanyak ini,” ucapnya.
Iskandar juga mengimbau keluarga dan warga tidak memasuki area autopsi. Dia mengatakan pembatasan itu dilakukan untuk mencegah pencemaran karena tidak semua orang menggunakan alat pelindung diri.
Sebelumnya, Yanto Idorway dilaporkan hilang di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Pegaf, Sabtu (18/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kesembilan pencarian setelah keluarga bersama warga, TNI, Polri, dan Tim SAR melakukan pencarian lanjutan. (*/red)
