Proyek Jalan di Tengah Hutan Bintuni Dikerjakan Diam-Diam, Tak Ada Papan Nama

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Sebuah proyek pengecoran jalan mencurigakan ditemukan di kawasan hutan Distrik Manimeri, Teluk Bintuni, Papua Barat. Proyek itu dikerjakan diam-diam tanpa papan nama dan belum jelas sumber anggarannya.

Pantauan di lokasi, jalan yang dicor memiliki lebar sekitar enam meter lengkap dengan drainase di kanan dan kiri. Namun, proyek ini berada di tengah hutan yang tak memiliki satu pun rumah penduduk.

Pengerjaan jalan itu sudah mencapai sekitar 35 meter, lalu terhenti di tepi sungai yang belum memiliki jembatan. Kondisi fisiknya terlihat masih baru, menandakan pekerjaan belum lama dilakukan.

Di titik lain jalan tersebut, tampak tumpukan batu koral dan semen tertutup terpal. Sama seperti jalan yang sudah dicor, ujung jalan itu juga mentok di sungai tanpa jembatan.

“Tidak tahu siapa yang mau lewat di jalan ini. Karena di depan itu sudah buntu. Di depan itu ada sungai dan belum ada jembatannya,” ujar seorang operator kayu chainsaw bernama Feri kepada LinkPapua.id di lokasi, Selasa (5/8/2024).

Informasi yang dihimpun menyebut proyek itu mulai dikerjakan pada Februari 2025. Namun, pekerjaan jalan itu tiba-tiba dihentikan. Informan LinkPapua.id menyebut proyek jalan itu rencananya akan dibangun sepanjang 1 kilometer dengan lebar enam meter.

“Tapi, saya tidak tahu apakah proyek ini masuk dalam anggaran Dinas PUPR atau tidak. Karena semua anggaran proyek di OPD-OPD ini kan belum ada yang jala,” ungkap informan tersebut.

Sumber lain menyebut, jika proyek itu benar masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR tahun anggaran 2025, maka pengerjaannya melanggar aturan. Proyek itu masuk kategori pekerjaan mendahului kontrak, padahal tidak ada alasan mendesak.

“Apa mendesaknya pembangunan jalan ini? Tidak ada juga rumah penduduk di sekitarnya,” ucapnya.

Keterangan ini diperkuat pernyataan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Teluk Bintuni, Jonatir Nadeak. Saat diminta konfirmasi, dia memberikan jawaban singkat.

“Tidak tahu saya,” singkatnya. (LP5/red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

DPRK Teluk Wondama Minta Percepatan Pembangunan Gereja Jelang Sidang Sinode GKI

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...