TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menyerahkan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat muslim. Bantuan ternak jantan berukuran jumbo tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hari raya warga di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
“Standar yang diperintahkan Presiden, sapi yang diserahkan memiliki berat 800 hingga 1.000 kilogram (kg). Jadi sapi ini masih memenuhi kategori,” ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Teluk Bintuni Arius Wonasoba saat penyerahan simbolis di halaman Masjid Al-Hikmah, Kampung Bumi Saniari, SP 3, Distrik Manimeri, Selasa (26/5/2026).
Sapi jantan jenis simetal tersebut memiliki berat eksak mencapai 839 kg. Pihak dinas membeli ternak potong tersebut langsung dari peternak lokal di Teluk Bintuni.
Sebelum diserahkan ke warga, sapi kepresidenan itu telah menjalani proses pemeliharaan intensif selama sekitar 3 bulan. Tim kesehatan hewan dari instansi terkait juga melakukan pemeriksaan medis secara berkala.
“Kami dari Dinas Pertanian akan turun langsung melakukan pemeriksaan agar hewan kurban benar-benar sehat dan bebas dari penyakit maupun cacing,” katanya.
Sementara itu, Joko menjelaskan penentuan lokasi penerima bantuan tahun 2026 ini diputuskan berdasarkan hasil pembahasan bersama Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy. Kebijakan ini menggeser lokasi sasaran tahun 2025 lalu yang dialokasikan untuk Masjid At-Taqwa di SP 5, Distrik Bintuni Timur.
“Kita doakan Bapak Presiden selalu diberi kesehatan dan umur panjang sehingga tahun depan masyarakat Teluk Bintuni kembali mendapat bantuan,” tutur Joko.
Dia menambahkan, distribusi hewan kurban di wilayah ini dikawal secara massal lewat dukungan anggaran pemerintah daerah dan provinsi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyalurkan 2 ekor sapi, sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni memasok 65 ekor sapi ke pengurus masjid.
“Panitia bekerja selama satu minggu untuk menyiapkan distribusi sapi ke masjid-masjid. Saat ini bantuan difokuskan kepada masjid sebagai bentuk pemerataan,” jelasnya.
Masyarakat Kampung Bumi Saniari mengapresiasi kedatangan pasokan logistik pangan dari para pimpinan pemerintahan tersebut. Jatah pembagian daging dipastikan merata hingga ke tingkat rumah tangga di wilayah pedalaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati yang telah menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat kami, sehingga bantuan ini benar-benar dirasakan hingga ke kampung,” ucap Kepala Kampung Bumi Saniari Suharto Sangadji. (LP5/red)
