Sepekan Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap-Tersangka Korupsi Tambang Nikel

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di wilayah Sulawesi Utara. Penangkapan ini mengejutkan publik lantaran sosok pemimpin lembaga pengawas pelayanan publik tersebut baru saja menjabat selama satu minggu.

“Penyidik telah menetapkan saudara HS sebagai tersangka. Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik memperoleh bukti yang cukup,” ujar Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, dalam konferensi pers, Kamis (16/4/2026).

Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus melakukan penangkapan terhadap Hery pada hari ini. Hery tampak langsung digiring petugas menuju mobil tahanan di Gedung Bundar.

Hery hanya terdiam saat dibawa oleh penyidik menuju kendaraan yang telah bersiap. Penjagaan ketat terlihat mengawal proses pemindahan tersangka ke ruang tahanan tersebut.

Hery diketahui merupakan Ketua Ombudsman yang terpilih untuk periode 2026-2031. Dia baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Jumat (10/4) pekan lalu. (*/red)

Latest articles

Pemerintah Rekrut 35.476 Manajer Koperasi Merah Putih, Cek Syaratnya!

0
JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran sebanyak 35.476 tenaga kerja untuk mengisi posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih....

More like this

Pemerintah Rekrut 35.476 Manajer Koperasi Merah Putih, Cek Syaratnya!

JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran sebanyak 35.476 tenaga kerja untuk mengisi posisi...

Urus BPJS Kini Bisa Tengah Malam, Pandawa 24 Jam Respons Kurang 5 Menit

JAKARTA, LinkPapua.id - BPJS Kesehatan meluncurkan layanan Pandawa atau Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp yang...

Menteri PAN-RB Sebut WFH ASN Menggembirakan, tapi Tak Ungkap Data

JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengeklaim implementasi kebijakan bekerja dari rumah atau...