25.8 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
25.8 C
Manokwari

Search for an article

More

    Terseret Kasus Hibah Yayasan Tipari, Polda PB Periksa Bupati Sorong Selatan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Bupati Sorong Selatan SA Anggiluli memenuhi panggilan Penyidik Tindak Pidana Korupsi Polda Papua Barat, Senin (6/12/2021). Bupati diperiksa dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah Yayasan Tipari.

    “Benar. Saat ini Ditreskrimsus Polda Papua Barat sedang menangani perkara penyalahgunaan dana hibah Yayasan Tipari. Masih tahap penyelidikan. SA (Bupati Sorong Selatan) diperiksa sebagai saksi,” terang Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi, Senin (6/12/2021).

    Menurut Adam, saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Termasuk Bupati Sorong Selatan.

    Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, memberi apresiasi kepada Kapolda Papua Barat yang mulai menyelidiki dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan kepada Yayasan Tipari Teminabuan. Dana hibah ini diduga mengalir sejak 2017 hingga 2019.

    Langkah penyelidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor : Sprin.Lidik/105 a/XI/Res.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 15 November 2021.

    “Sehingga menurut saya sebagai advokat berdasarkan UU RI No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat bahwa langkah penyelidikan ini sangat baik, elegan dan berdasar hukum untuk menelusuri lebih jauh pengelolaan dana hibah dari pemerintah Kabupaten Sorong Selatan yang selama tahun 2017-2019 telah dikucurkan ke Yayasan Tipari Teminabuan,” jelas Yan Warinussy.

    Warinussy mengungkapkan, kucuran hibah kepada Yayasan Tipari sedianya diperuntukkan bagi pembangunan kampus Universitas Werisar. Namun dalam perjalanannya, proyek ini tidak rampung.

    Warinussy menyebut, hingga saat ini hanya berdiri pondasi berikut tiang-tiang bangunan di lokasi.

    Dikatakan Warinussy, sesuai data di LP3BH Manokwari, anggaran yang telah kucur mencapai Rp7 miliar. Adapun keterkaitan Bupati Sorong Selatan kata dia, karena kapasitasnya sebagai salah satu pendiri yayasan.

    “Bupati Sorong SA Anggiluli adalah pendiri yayasan. Sementara Ketua Yayasannya adalah BM. Mereka sehari-harinya memiliki hubungan kedekatan,” terang dia.

    Warinussy menegaskan akan terus mengawal kasus ini.

    “Kami akan terus mengawal proses penegakan hukum yang sedang dilakukan Polda Papua Barat melalui Direktur Reskrimsus Kombes Pol Romilus Tamtelahitu dan para penyidiknya saat ini,” tegasnya. (LP2/Red)

    Latest articles

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM...

    0
    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan dan mengecek langsung...

    More like this

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Polisi Buru 7 DPO Pembunuh Warga-Nakes di Tambrauw, Ini Identitas Pelakunya

    SORONG, LinkPapua.id - Aparat Polda Papua Barat Daya menetapkan tujuh orang sebagai daftar pencarian...
    Exit mobile version