28.5 C
Manokwari
Sabtu, April 11, 2026
28.5 C
Manokwari
More

    Wagub : Silpa 2019 Besar Karena Pusat Transfer Sisa Bayar DBH Migas 2017

    Published on

    Manokwaei-Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menyatakan, Silpa Rp 3,51 triliun APBD 2019 terjadi karena pusat melakukan transfer sisa bayar dana bagi hasil minyak dan gas bumi (DBH Migas) tahun 2017.

    Hal ini dikemukakan wakil gubernur menjawab pandangan fraksi pada sidang paripurna ketiga Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur tentang realisasi APBD tahun 2019 di Manokwari, Kamis.

    Pemprov Papua Barat menargetkan pendapatan daerah pada postur APBD tahun 2019 sebesar Rp 9,2 triliun. Pada akhir tahun itu, realisasi pendapatan mencapai Rp 11,3 triliun.

    Baca juga:  Raja Ampat Kembali Raih WTP dari BPK Papua Barat Daya

    “Di tahun 2017 ada dana sisa bayar DBH Migas untuk Papua Barat yang belum ditransfer pemerintah pusat. Dana sisa bayar itu baru ditransfer pada tanggal 16 Desember 2019,” ucap Lakotani menjelaskan.

    Jumlah sisa bayar DBH Migas tahun itu mencapai Rp 2,5 triliun. Ditransfer langsung pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan ke rekening kas daerah Pemprov Papua Barat.

    Baca juga:  Jelang HUT Bhayangkara, 50 Personel Polres Teluk Bintuni Ikut Donor Darah

    Dengan adanya transfer dana sisa bayar Migas ini maka pada laporan keterangan pertanggungjawaban gubernur Papua Barat pelaksanaan anggaran tahun 2019 terjadi Silpa yang cukup besar yakni mencapai Rp 3,51 triliun.

    “Tepatnya ini sana sisa bayar DBH Migas triwulan IV tahun 2017. Dana ini dikucurkan setelah diterbitkanya peraturan Menteri Keuangan nomor 180 tahun 2019 pada tanggal 3 Desember 2019,” ucap Wakil Gubernur menambahkan.

    Ia menegaskan, Silpa yang begitu besar pada realisasi pelaksanaan APBD Papua Barat tahun 2019 bukan karena ketidak cermatan pemerintah provinsi dalam menentukan target pendapatan dan belanja daerah. Melainkan adanya tranfer dana sisa bayar tersebut.

    Baca juga:  Geger! Pegawai Pemkab Bintuni Ditemukan Tewas di Rumahnya

    Kendati demikian Wagub mengakui, masih ada keterlambatan pada layanan pengadaan barang dan jasa pada tahun 2019. Hal itu berdampak pada realisasi
    kegiatan dan anggaran.

    Pemprov akan melakukan evaluasi dan perbaikan agar hal itu tidak terulang pada tahun anggaran berikutnya. (LPB1/red)

    Latest articles

    Halal Bihalal PHBI Manokwari, Perkuat Persatuan dan Sinergi Hadapi Bencana

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manokwari menggelar kegiatan halal bihalal bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari serta unsur TNI-Polri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan...

    More like this

    Halal Bihalal PHBI Manokwari, Perkuat Persatuan dan Sinergi Hadapi Bencana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manokwari menggelar kegiatan halal bihalal bersama Pemerintah...

    Pemkab Manokwari Larang Pembangunan di DAS, Fokus Cegah Bencana

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari berencana menertibkan bangunan yang berdiri di daerah aliran sungai...

    Pemda Bangun 46 Unit Huntara untuk Korban Kebakaran Borobudur, Warga Diminta Jaga Fasilitas

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah daerah membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana kebakaran di kompleks...