TELUK BINTUNI,LinkPapua.Id- Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI tingkat Kabupaten Teluk Bintuni yang digelar di Lapangan GSG Distrik Bintuni dengan diawali penyerahan Piala Bergilir Yang dimenagkan dua kali berturut-turut oleh Kafilah Distrik Bintuni, Sabtu (04/04/2026) Malam.
Pembukaan MTQ berlangsung meriah dengan diawali defile kafilah dari 12 distrik se-Kabupaten Teluk Bintuni. 702 peserta yang terdiri dari qori dan qoriah terbaik hasil seleksi tingkat distrik turut ambil bagian, menambah semarak suasana kegiatan keagamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menekankan bahwa MTQ merupakan sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai ajang silaturahmi, pembelajaran, dan peningkatan kualitas diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan.

“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi pilar pembangunan daerah yang religius, harmonis, dan bermartabat,” ungkapnya.
Joko Lingara menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Alquran, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam menegakkan syiar Islam, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis.
“Tema MTQ tahun ini yaitu mewujudkan masyarakat religius yang serasi dengan nilai-nilai Alquran dan kearifan lokal memiliki makna mendalam. Ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga spiritual dan sosial,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai ajang silaturahmi, pembelajaran, dan peningkatan kualitas diri, bukan semata-mata untuk meraih kemenangan.
Selain itu, Joko Lingara menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Teluk Bintuni yang selama ini dikenal damai dan harmonis.
“Kita harus terus menjaga kebersamaan dan gotong royong antar umat beragama. Inilah kekuatan kita sebagai masyarakat Teluk Bintuni yang hidup rukun dalam keberagaman,” tambahnya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Teluk Bintuni.,serta Joko Lingara Mengaperiasi 12 kepala Distrik yang mendampingi Kalifahnya” Tutupnya
Ketua Panitia MTQ ke-XI, Ansar Maboe dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bertujuan untuk menjaring dan membina qori dan qoriah terbaik di tingkat kabupaten sebagai persiapan menuju ajang yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, MTQ ke-XI dilaksanakan selama lima hari, mulai 4 hingga 8 April 2026, dengan jumlah peserta dan official sebanyak 702 orang dari 12 distrik. Kegiatan ini didukung oleh anggaran pemerintah daerah serta partisipasi berbagai pihak.
“Pelaksanaan MTQ ke-XI ini berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 April 2026, dengan jumlah peserta dan official sebanyak 702 orang dari 12 distrik di Kabupaten Teluk Bintuni,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini didukung oleh anggaran dari DPA Kabupaten Teluk Bintuni serta partisipasi berbagai pihak yang turut berkontribusi demi kelancaran pelaksanaan MTQ.
Pembukaan MTQ ke-XI secara resmi ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Bupati selaku Ketua LPTQ Kabupaten Teluk Bintuni. Dalam rangkaian acara tersebut, juga dilaksanakan pelantikan dewan hakim dan panitera oleh Ketua LPTQ.(LP5/Red)
