MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mempercepat penyaluran bantuan pendidikan melalui program Papua Barat Cerdas (PBC). Sebanyak 1.000 berkas mahasiswa telah rampung diproses dan diserahkan untuk tahap verifikasi.
“Kita targetkan seluruh berkas dapat terverifikasi dalam waktu dekat,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Papua Barat Barnabas Dowansiba usai mengikuti rapat evaluasi program organisasi perangkat daerah (OPD) di Mansinam Beach Hotel, Manokwari, Jumat (10/7/2026).
Dari total 1.950 mahasiswa yang diusulkan sebagai penerima bantuan, sebanyak 1.000 berkas telah diserahkan ke Inspektorat untuk diverifikasi. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan administrasi selesai pada Agustus 2026 agar bantuan dapat disalurkan pada 17 Agustus atau bertepatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Indonesia.
Pemprov Papua Barat mengalokasikan anggaran Rp80 miliar untuk mendukung program Papua Barat Cerdas untuk 2026 ini. Program tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa orang asli Papua (OAP).
“Itu yang kita siapkan untuk membiayai anak-anak asli Papua, baik mahasiswa umum maupun mahasiswa kedokteran,” ujarnya.
Barnabas mengatakan penyaluran bantuan sosial di lingkungan Dinas Pendidikan juga masih berproses. Namun, pemerintah daerah saat ini memprioritaskan pelaksanaan program Papua Barat Cerdas.
Sementara itu, serapan anggaran Dinas Pendidikan masih rendah karena proses penginputan dan verifikasi penerima bantuan belum rampung. Realisasi anggaran diperkirakan meningkat signifikan pada Agustus.
Apabila seluruh 1.950 mahasiswa selesai diproses, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp15 miliar. Pemerintah juga menyiapkan beasiswa bagi sekitar 70 mahasiswa kedokteran senilai Rp100 juta per mahasiswa atau sekitar Rp7 miliar.
“Nanti kita lihat perkembangannya. Kalau memang masih diperlukan, anggarannya akan kita usulkan untuk ditambah melalui APBD Perubahan,” ucapnya. (LP14/red)
