Ketua Umum PMK2: Lebih Baik Hilangkan Saja Paket Masyarakat untuk 2022

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Ketua Umum PMK2 (Petrus Kasihiw–Matret Kokop), Leonardo Asmorom, menyebut paket masyarakat untuk 2022 nanti lebih dihilangkan saja. Ini bentuk luapan kekesalan Leo atas “rongrongan” terkait paket masyarakat.

Sebelumnya, pada Jumat pagi (17/9/2021), beberapa oknum memprovokasi masyarakat untuk memalang Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Teluk Bintuni. Mereka kembali mempertanyakan kejelasan paket masyarakat yang dijanjikan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw–Matret Kokop, sebelumnya.

Baca juga:  Diusung 5 Partai, BERBUDI Sebut Ingin Wujudkan Demokrasi yang Sehat

Pada kesempatan itu, sejumlah masyarakat yang menduduki halaman Kantor BPKAD mempertanyakan terkait kas kosong serta meluapkan kekecewaan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni. Sebab, menurut mereka, sebagian yang lain sudah menerima paket masyarakat.

Leo pun angkat bicara terkait hal ini. Dia mengaku sudah lelah menghadapi sikap masyarakat yang tidak sabar menunggu paket masyarakat.

“Saya ini capek hadapi persoalan demi persoalan. Dari tahapan pilkada hingga pelantikan Bupati dan Wabup, sampai paket masyarakat diumumkan juga masih ribut,” ketus Leo.

Baca juga:  Sah! Yohanis Manibuy-Joko Lingara ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Periode 2025-2030

“Kan, sudah ada penjelasan dari Kabag Keuangan (BPKAD) hanya menunggu transferan masuk dari pusat. Tagihan sudah ada di Keuangan masih ribut. Apa yang bisa membuat kalian ini tenang? Saya heran sekali demi Tuhan Yesus,” ucapnya.

Leo mengatakan, seharusnya masyarakat sabar menunggu. Sebab, paket masyarakat sudah diumumkan dan hanya persoalan waktu hingga nantinya dieksekusi.

Baca juga:  Pemkab Bintuni Luncurkan Menyala Internetku di Hardiknas, Dorong Transformasi Digital Pendidikan

“Demi Tuhan, kenapa masyarakat ribut harus segera diumumkan. Setelah diumumkan ribut, tinggal sabar tunggu proses pencairan saja masih ribut,” kata Leo.

“Sebenarnya ini masyarakat kalian mau bagaimana? Kalau seperti ini terus, saya akan meminta kepada Bapak Bupati segera tiadakan paket masyarakat sehingga Bapak Bupati lebih fokus ke RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” pungkas Leo. (LP5/Red)

Latest articles

Pemprov Papua Barat Teken MoU dengan ICBA, Dorong Manfaat Karbon Hutan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Asosiasi Karbon Kredit dan Biodiversitas Indonesia (ICBA)...

More like this

Pertamina Perluas Program SESAMA, Bantu Murid Prasejahtera di Jayapura

MANOKWARI, Linkpapua.id-Melanjutkan komitmen keberlanjutan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan hingga ke pelosok negeri, Pertamina...

KPU Manokwari Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari menggelar forum konsultasi publik dalam...

Wadan Satgas TMMD ke-130 Beri Pengarahan, Tekankan Semangat dan Keamanan Personel di Mansel

RANSIKI, Linkpapua.id-Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kapten Inf....