Tokoh Pemuda Suku Sebyar: Pernyataan Menteri Bahlil Sakiti Hati Masyarakat Teluk Bintuni

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Tokoh pemuda Suku Sebyar, Cholil Kokop, turut menyayangkan pernyataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, terkait masalah pabrik pupuk dan tapal batas Kabupaten Teluk Bintuni dengan Fakfak yang hingga kini masih berpolemik.

Bang Cholil, sapaan akrabnya, menilai pernyataan yang keluar dari mulut Menteri Bahlil sangat tidak beretika dan egois atau memihak.

“Mengingat jabatan beliau sebagai seorang menteri harus netral, dong. Jangan mentang-mentang Anda berasal daerah Fakfak, jadi seenaknya mengeluarkan kalimat memihak,” kata Bang Cholil saat wawancara dengan Linkpapua.com di Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (2/10/2021).

Baca juga:  Resmi Berganti, Iptu Tomi Samuel Marbun Jabat Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni

Dia pun menginginkan agar hal ini sampai ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Saya berharap protes Ini sampai ke telinga Presiden sehingga bisa menegur Pak Menteri ini. Seharusnya Pak Menteri menjadi vasilitator agar  masalah ini segera terselesaikan di pusat. Bukan mengeluarkan kalimat provokatif yang menimbulkan salah paham bagi masyarakat adat,” bebernya.

Baca juga:  BPK Kembalikan LKPD Pemkab Manokwari, Diminta Lakukan Perbaikan

“Saya minta dengan tegas agar Pak Menteri harus mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada masyarakat adat dan pemerintah daerah Teluk Bintuni. Karena secara tidak langsung kalimat itu sagat membuat banyak pihak kecewa dan sakit hati,” tuntasnya.

Baca juga:  24 September 2024 Calon Wajib Sudah Buka Rekening Dana Kampanye  

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (27/9/2021) lalu, Bahlil sempat mengomentari tentang perbatasan Teluk Bintuni-Fakfak. Itu disampaikan saat pertemuan dengan Forkopimda setempat.

“Barang apa jadi, pabrik pupuk saja bisa dipindahkan apalagi batas wilayah itu,” kata Bahlil saat itu. Dia juga menyiratkan bahwa wilayah yang menjadi titik persoalan akan jadi milik Fakfak. (LP5/Red)

Latest articles

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 menjadi peraturan daerah. Meski...

More like this

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai...

Kodim 1801/Manokwari Selesaikan Pembangunan Jembatan Armco, Warga Rasakan Manfaatnya

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jembatan Armco yang dibangun oleh Kodim 1801/Manokwari di Distrik Manokwari Selatan, kini telah...

Polda Papua Barat Tegaskan Akan Tindak Tegas Jika Ada Anggota Terlibat Tambang Ilegal

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E. menanggapi pemberitaan...