Dina Flora, Paparkan Pola Efektif Melawan Hoax dan Menangkal Provokasi

Published on

MANSEL, linkpapua.com-  Dina Flora Handayani, salah satu peserta prajabatan ASN Manokwari Selatan memaparkan cara efektif melawan hoaks dan menangkal provokasi. Ia menyebut, ada sistematika dalam membendung dua problem itu, dan memungkin diterapkan di lingkup birokrasi.

Pemaparan ini diurai Dina dalam makalahnya berjudul Optimalisasi Informasi dan Kegiatan Keprotokolan Bupati dan Wakil Bupati.

Dina menjelaskan bahwa informasi mengenai jalannya pemerintahan, arah kebijakan kepala dan wakil kepala daerah serta capaian program yang sudah dijalankan sangat penting untuk diketahui oleh publik. Menurutnya masyarakat sepenuhnya berhak untuk mengetahui secara jelas agar tidak terjadi penafsiran yang bermacam-macam.

Baca juga:  Kebut Capaian Vaksinasi, Polres Mansel Gandeng Berbagai Pihak

“Dengan informasi yang jelas kita juga dapat melawan informasi hoax atau dengan kata lain mempersempit ruang bagi para provokator menjalankan aksi-aksi mereka. Kita tidak berharap adanya provokator tetapi ada baiknya kita mengantisipasi, karena hoax yang disebar oleh para provokator hanya bisa dilawan dengan memberikan informasi yang jelas” katanya.

Sama halnya dengan kegiatan keprotokolan Bupati dan Wakil Bupati, meskipun Bupati dan Wakil Bupati sebagai kepala daerah adalah milik masyarakat namun untuk berkontak langsung dengan mereka ada mekanisme yang sudah diatur oleh negara.

Baca juga:  Kerja Tim Kajian BPPP Kunjungi Kabupaten Manokwari Selatan

“Ketat, teratur namun juga harus bijak dan harus meninggalkan kesan memuaskan bagi siapapun yang dijumpai oleh kepala dan wakil kepala daerah,” terang Dina yang juga merupakan Master Lingkungan Lulusan Universitas Papua Tahun 2021 ini.

Tak kalah penting juga menurut Dina adalah protokol saat Bupati dan Wakil Bupati menghadiri sebuah acara. Baik itu acara yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah sendiri maupun saat mereka menghadiri sebuah undangan acara.

Ia menjelaskan, pendampingan dan persiapan kehadiran kepala daerah perlu dilakukan dengan maksimal agar saat berada di sebuah acara kontak langsung antara siapapun dengan kepala daerah tidak semrawut namun tetap harus terkesan ramah.

Baca juga:  DPRK Manokwari Desak Agar Sekolah tidak Menahan Ijazah Siswa

“Intinya dalam SOP protokol adalah selalu meninggalkan kesan yang baik bagi kepala daerah dengan menjamin ketertiban dan ketenangan mereka” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Dina juga menjelaskan bahwa makalah yang dibuatnya ini akan diuji dalam beberapa waktu ke depan sebagai salah satu syarat kelulusan dalam mengikuti prajabatan calon pegawai negeri sipil pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan angkatan pertama ( 2018). Dalam menyusun makalah ini dirinya didampingi langsung oleh Wakil Bupati Manokwari Selatan Wempi Welly Rengkung. (LP6/red)

Latest articles

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 menjadi peraturan daerah. Meski...

More like this

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai...

Kodim 1801/Manokwari Selesaikan Pembangunan Jembatan Armco, Warga Rasakan Manfaatnya

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jembatan Armco yang dibangun oleh Kodim 1801/Manokwari di Distrik Manokwari Selatan, kini telah...

Polda Papua Barat Tegaskan Akan Tindak Tegas Jika Ada Anggota Terlibat Tambang Ilegal

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E. menanggapi pemberitaan...