Anggota DPR PB Mugiyono: Lima Dapil Lebih Berpeluang di Pemilu 2024

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Komisi Pemilihan umum (KPU) Papua Barat telah melakukan uji publik Perpu Nomor 1 Tahun 2022 tentang pembagian daerah pemilihan (dapil) di Papua Barat.

Anggota DPR Papua Barat, Mugiyono, menilai bahwa pelaksanaan uji publik agak sedikit mengalami keterlambatan.

“Menurut saya, uji publik ini ada sedikit terlambat. Kemungkinannya nanti akan mengikuti lampiran dari perpu ini, ” kata Mugiyono, Jumat (20/1/2023).

Menurut dia, uji publik bagian dari proses pembuatan perundang-undangan sehingga memang harus dilalui biar tak cacat hukum nantinya.

“Uji publik kalau ada masukan, kemudian bisa diterima atau tidak. Karena bukan kita saja yang berikan masukan. Kalau ada yang kita usulkan bisa diterima bisa tidak. Seberapa persen diterimanya tergantung DPP juga. Sekarang kita mengusulkan, sementara pimpinan kita setuju lima dapil, kan, kita tidak mungkin melawan. Kalau melihat peluang lima dapil lebih berpeluang melihat kondisi yang berkembang saat ini,” paparnya.

Baca juga:  PPS Kampung Argosigemerai Rekrut 13 Pantarlih untuk Pemilu 2024

Menurut dia, kalau lebih logis empat dapil lebih bagus. Namun, kata dia, undang-undang itu keputusan politik. “Menurut saya, sudah ada komunikasi, lobi ada kompromi di situ sehingga dipilih. Dapil besar mengakomodir partai kecil, dapil kecil menguntungkan partai besar,” tuturnya.

Baca juga:  Raih Emas, Duo Robaha Harumkan Papua Barat Diajang Fornas

Kata dia, apa pun yang diputuskan nantinya, tiap partai harus siap berkompetensi dengan sehat pada Pemilu 2024 mendatang.

Pada lampiran Perpu Nomor 1 Tahun 2022 untuk pembagian dapil dan jumlah kursi DPR Papua Barat untuk Pemilu 2024 mendatang dibagi menjadi lima dapil.

Papua Barat 1 Manokwari dengan porsi 12 kursi dengan jumlah penduduk 200.785.

Papua Barat 2 Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan sebanyak 5 kursi dengan jumlah penduduk 76.895.

Papua Barat 3 Bintuni mendapat porsi 5 kursi dengan jumlah penduduk 80.884.

Baca juga:  Harga Cabai hingga Telur di Papua Barat Mulai Naik, Disperindag: Dalam Batas Normal

Papua Barat 4 Fakfak mendapat porsi 6 kursi dengan jumlah penduduk 89.319.

Papua Barat 5 Wondama dan Kaimana dengan porsi 7 kursi dengan jumlah penduduk 110.091.

Rencana usulan dapil Papua barat yang akan ditawarkan ada empat dapil. Papua Barat 1 tetap Manokwari dengan porsi 12 kursi dengan jumlah penduduk 200.785 jiwa.

Papua Barat 2 Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan 5 kursi dengan jumlah penduduk 76.895 jiwa.

Papua Barat 3 Bintuni dan Wondama mendapat 8 kursi dengan jumlah penduduk 125.914 jiwa.

Papua Barat 4 Fakfak dan Kaimana mendapat porsi 10 kursi dengan jumlah penduduk 154.380 jiwa. (LP9/Red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...