Bukan Cuma Kemiskinan Ekstrem, ini 4 ‘PR’ Berat Waterpauw Hingga 2024

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com-Pemerintah Provinsi Papua Barat menetapkan lima pembangunan prioritas pada pelaksanaan musrembang 2024. Selain kemiskinan ekstrem, ada 4 ‘PR’ berat yang harus dituntaskan hingga 2024.

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw saat membuka musrenbang, Kamis (4/5/2023) mengatakan, tantangan pembangunan saat ini sangat kompleks. Dibutuhkan terobosan untuk merealisasikan semuanya.

“Dengan mempertimbangkan tantangan yang saya kemukakan tadi, serta menyelaraskan tema dan program prioritas nasional maka melalui tema ini, provinsi papua barat menetapkan lima prioritas pembangunan tahun 2024,” ungkap Waterpauw.

Adapun lima pembangunan prioritas, di antaranya pertama peningkatan kualitas hidup dan kapasitas sumber daya manusia. kedua peningkatan tata kelola pemerintahan untuk mendukung kualitas pelayanan publik.

Baca juga:  WFH ASN Papua Barat, Otto Parorongan Singgung Risiko Turunnya Kinerja

Ketiga peningkatan pertumbuhan ekonomi
yang inklusif dan berkelanjutan, keempat percepatan penurunan kemiskinan
ekstrem dan kelima percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas.

Dia mengungkapkan, dengan menetapkan prioritas pembangunan, pemerintah juga membuat perkiraan dan target yang realistis dalam RKPD 2023. Target ini berpedoman pada RPD Papua Barat 2023 – 2026.

Waterpauw menjelaskan capaian pembangunan Provinsi Papua Barat pertama yakni laju pertumbuhan ekonomi sebesar 2,01 persen. Pada tahun 2022 naik sebesar 1,5 persen dari tahun 2021 yaitu -0,51 persen, target sasaran pada tahun 2023 sebesar 3,00 persen.

Baca juga:  Pemprov Di-deadline Harus Selesaikan Perdasi-Perdasus dalam 6 Bulan

Sementara indeks pembangunan manusia 65,89 persen pada tahun 2022 naik sebesar 3,63 persen dari tahun 2021 yaitu 62,26 persen.

“Target sasaran pada tahun 2023 sebesar 66,55 persen,” katanya.

Lanjut Waterpauw, persentase tingkat kemiskinan sebesar 21,33 persen pada tahun 2022, menurun sebesar 0,51persen dari tahun 2021 yaitu 21,84 persen. Target sasaran pada tahun 2023 sebesar 21,00 persen.

Baca juga:  Suriyati Resmi Dilantik jadi Pimpinan DPRK Manokwari

Rasio gini sebesar 0,381 persen pada tahun 2022. Angka ini tetap dari tahun 2021 yaitu
0,381 persen dengan target sasaran pada tahun 2023 sebesar 0,373 persen.

Pada tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,37 persen pada tahun 2022 turun sebesar 0,47 persen pada dari tahun 2021 yaitu 5,84 persen. Target sasaran pada tahun 2023 sebesar 5,00 persen.

“Sementara tingkat emisi GRK lahan dan kehutanan 5.344.043 tco2/tahun pada tahun 2021. Target sasaran pada tahun 2023 sebesar 3.740.830 tco2/tahun. (LP9/Red)

Latest articles

Butuh Sanitasi Layak, Satgas TMMD Mansel Bangun MCK untuk Warga Yamboi

0
MANSEL, LinkPapua.id - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk warga Kampung Yamboi,...

More like this

4 Nama Masuk Bursa Ketua PSSI Papua Barat, Ada Markus Suila hingga Rowland

MANOKWARI, LinkPapua.id – Komite Pemilihan (KP) PSSI Papua Barat menetapkan empat bakal calon memenuhi...

Satgas TMMD Bangun Jembatan di Kampung Inden, Perkuat Akses Warga

MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan mulai...

Satgas TMMD Pasang Atap RTLH Milik Warga Yamboi Gunung

MANSEL, LinkPapua.id – Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun...