Ekonomi Papua Barat-Papua Barat Daya Kompak Tumbuh di Triwulan I 2025

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Perekonomian dua provinsi di tanah Papua, Papua Barat dan Papua Barat Daya, mencatat pertumbuhan positif pada triwulan I 2025. Papua Barat tumbuh signifikan sebesar 25,53 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y), sedangkan Papua Barat Daya tumbuh sebesar 4,82 persen. Pertumbuhan ini mencerminkan geliat ekonomi di dua provinsi muda tersebut yang terus menunjukkan tren positif di awal tahun.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Papua Barat atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2025 mencapai Rp20.162,88 miliar, sementara atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp12.964,36 miliar.

Baca juga:  Sensus Ekonomi 2026 di Papua Barat Baru Capai 64 Persen, Terkendala Penolakan Masyarakat

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 41,89 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa melonjak hingga 56,57 persen.

Secara triwulanan (quarter to quarter/q-to-q), ekonomi Papua Barat juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,76 persen dibandingkan triwulan IV 2024.

“Ekonomi Papua Barat triwulan I 2025 tumbuh sebesar 25,53 Persen (y-on-y) dan tumbuh sebesar 0,76 persen (q-to-q),” demikian dikutip dari berita resmi BPS Papua Barat, Rabu (7/5/2025).

Pertambangan dan penggalian menjadi lapangan usaha yang tumbuh paling tinggi dengan 1,43 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa kembali menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 12,16 persen.

Baca juga:  Maret 2023, Penduduk Miskin di Papua Barat Turun

Sementara itu, di Papua Barat Daya, BPS mencatat nilai PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2025 sebesar Rp9.601,22 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp6.357,68 miliar.

Ekonomi Papua Barat Daya tumbuh sebesar 4,82 persen (y-on-y), dengan sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi sebesar 9,43 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa naik signifikan sebesar 29,73 persen.

Pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya secara q-to-q tercatat sebesar 0,24 persen. Lapangan usaha pertambangan dan penggalian tumbuh 2,55 persen, sementara pengeluaran konsumsi ekspor barang dan jasa naik 5,35 persen.

Baca juga:  Ini Daftar Kabupaten/Kota di Papua Barat Berstatus PPKM Level 3

“Pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya triwulan I 2025 tumbuh sebesar 4,82 persen (y-on-y) dan tumbuh sebesar 0,24 persen (q-to-q),” tulis BPS.

Capaian pertumbuhan ekonomi kedua provinsi ini didorong oleh geliat aktivitas industri, ekspor, dan konstruksi yang mulai pulih serta meningkatnya mobilitas masyarakat dan investasi. BPS menilai tren ini positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah timur Indonesia. (*/red)

Latest articles

Papua Barat Kerja Sama Lintas Provinsi Kendalikan Malaria di Perbatasan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memperkuat kerja sama lintas provinsi dengan Papua Barat Daya untuk mengendalikan penyebaran malaria di wilayah perbatasan....

More like this

Papua Barat Kerja Sama Lintas Provinsi Kendalikan Malaria di Perbatasan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memperkuat kerja sama lintas provinsi dengan...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,16% di Triwulan III 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Provinsi Papua Barat tumbuh 3,16% pada triwulan III 2026 dibandingkan...

Gubernur Papua Barat Pimpin Kerja Bakti Massal di Mansinam, Siap Sambut 2.000 Peserta Kongsin XII

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memimpin kerja bakti massal di Pulau...