26.2 C
Manokwari
Senin, Maret 9, 2026
26.2 C
Manokwari
More

    Buron Sejak 2014, TNI Tembak Mati Tokoh OPM Mayer Wenda di Papua Pegunungan

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM), Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, tewas ditembak prajurit TNI dalam operasi di Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Mayer diketahui merupakan Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya dan buron sejak 2014.

    Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan operasi berlangsung pada Selasa (5/8/2025) sore. Lokasi kejadian berada di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya.

    Wenda masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2014 karena keterlibatannya dalam sejumlah aksi kekerasan.

    Baca juga:  Gubernur Papua Barat dan Bupati Fakfak Dukung Penuh Kokas Jadi DOB

    “Ia memiliki rekam jejak keterlibatan dalam berbagai aksi kekerasan, di antaranya penyerangan Mapolsek Pirime (2012), pembunuhan terhadap anggota Polri di Tolikara (2012), penghadangan patroli dan aksi penembakan terhadap aparat keamanan di wilayah Lanny Jaya (2014),” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8/2025).

    Kristomei menjelaskan Wenda melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Ia tidak sendiri, melainkan bersama kelompok bersenjatanya.

    Baca juga:  Polres Teluk Bintuni Segera Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Sewa Gedung DPR-K

    “Personel TNI pun mengambil tindakan tegas dan terukur. Dalam kontak tembak tersebut, Wenda dinyatakan tewas di tempat, bersama satu orang lainnya yang diduga adiknya, Dani Wenda,” katanya.

    TNI lalu mengevakuasi kedua jenazah ke RSUD Wamena. Proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut masih dilakukan.

    Kristomei menyebut pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver, 24 butir amunisi, dua KTP, ponsel, uang tunai, dan noken.

    Baca juga:  Polres Teluk Bintuni Amankan 6 Tersangka Kasus Pencurian Sapi dan Motor

    Dia menegaskan operasi itu bagian dari Tugas Pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sesuai undang-undang.

    “Keberhasilan ini membuktikan bahwa setiap tindakan prajurit TNI dalam menghadapi kelompok bersenjata dilaksanakan secara profesional, terukur, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan,” ucapnya. (*/red)

     

    Latest articles

    Hangat! Momen Gubernur Dominggus Bukber Bareng Forkolimasi di Masjid Al-Falah Wosi

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menghadiri buka puasa bersama Forum Komunikasi Lintas Masjid (Forkolimasi) Papua Barat di Masjid Al-Falah AMD Wosi,...

    More like this

    Wakapolda Papua Barat Hadiri Pengajian Ramadhan dan Berikan Santunan Anak Yatim

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam rangka meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, Wakapolda...

    Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Ikaswara Manokwari Berbagi Kasih ke Panti Asuhan

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Suasana hangat menyelimuti Panti Asuhan Iksan Almaun Wosi pada Minggu (8/3/2026). Di...

    Ledakan Tug Boat Musaffah 2 di Selat Hormuz, 3 WNI Hilang

    JAKARTA, LinkPapua.id - Tiga warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang setelah tug boat Musaffah...