Raker USBA Tetapkan Stevanus Burdam dan David Umpes Jadi Pemimpin Adat

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Dewan Adat Sub Suku USBA, Raja Ampat, Papua Barat Daya, menetapkan Stevanus Burdam dan David Umpes sebagai kepala adat baru dalam Rapat Kerja (Raker) di Kampung Dorehkar, Kamis (25/9/2025). Penetapan ini sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan dari orang tua mereka yang telah wafat.

Ketua Adat Marga Burdam kini dijabat Stevanus Burdam menggantikan almarhum Nehemia Burdam. Sementara Kepala Adat Marga Umpes diserahkan kepada David Umpes menggantikan almarhum Petrus Umpes.

Baca juga:  Hasil Lengkap Undian Putaran Nasional Liga 4, Kompetisi Dimulai 21 April

Raker juga diisi dengan sosialisasi dan pembagian buku sejarah USBA untuk internal adat. Buku tersebut direncanakan akan dibagikan ke masyarakat luas terutama suku-suku di Raja Ampat.

Dewan Adat mengumumkan Markus Umpes, anak adat USBA, lulus seleksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRK Raja Ampat. Hal ini menjadi motivasi bagi generasi muda adat untuk menempuh pendidikan tinggi melalui beasiswa progenusa di sejumlah universitas.

Komitmen pendidikan dan pemberdayaan turut ditegaskan dalam forum adat tersebut. Dewan Adat mendorong program pendidikan lingkungan dan pengembangan ekonomi perikanan laut yang ramah lingkungan.

Baca juga:  Polresta Manokwari Perkuat Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Operasi Patuh Mansinam 2026

Selain itu, Dewan Adat menekankan pentingnya sinergi anak-anak adat USBA dengan pemerintah dari pusat hingga kampung. Dukungan terhadap kebijakan yang pro masyarakat adat juga menjadi fokus utama.

Raker menyoroti upaya menghidupkan kembali tarian adat Wor, cerita sejarah masa lampau, hingga pembuatan perahu tradisional Karures. Identitas budaya seperti rumah adat, alat kerja pertanian, dan pengetahuan kesehatan tradisional ikut digarisbawahi untuk dilestarikan.

Baca juga:  12 Calon DPRK Raja Ampat Jalur Otsus Lolos Seleksi Administrasi, 3 Peserta Gugur

Semua elemen budaya tersebut akan dimasukkan dalam Lumbung Pengetahuan Adat sebagai pusat dokumentasi dan transfer nilai kearifan lokal. Program ini digadang sebagai warisan penting bagi generasi mendatang.

Raker turut dihadiri tokoh adat dari berbagai marga termasuk Marga Burdam dari Meosbekwan. Acara ditutup dengan Tarian Wor oleh marga Imbir, Umpes, dan Rumbewas sebagai simbol hidupnya kembali semangat tradisi. (LP10/red)

 

Latest articles

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat resmi dilantik pada Sabtu (7/11/2026). Menariknya, kepengurusan organisasi olahraga masyarakat ini...

More like this

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...

Hermus Buka Turnamen Domino, Dorong PORDI Hidupkan Olahraga Domino di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou, secara resmi membuka turnamen domino yang digelar...

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai Memberatkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik...