Korban Hanyut di Air Terjun Memti Masih Hilang, Operasi SAR Berlanjut Senin

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim SAR Gabungan melaksanakan Operasi SAR hari kedua terhadap seorang wisatawan yang dilaporkan terjatuh dan terseret arus Sungai Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Korban diketahui bernama Yanto Idorway. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, kejadian bermula pada Sabtu lalusaat korban bersama dua rekannya hendak menyeberangi aliran sungai menuju kawasan Air Terjun Memti. Korban diduga terpeleset hingga terseret arus sungai. Kedua rekannya sempat melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan sehingga meminta bantuan kepada Tim SAR.

Operasi SAR hari kedua dimulai pada Minggu dengan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Polres Pegaf, dan Kodim Pegaf. Selanjutnya tim bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit rescue car dan sembilan unit kendaraan operasional milik unsur potensi SAR.

Baca juga:  Penerimaan Pajak Papua Barat dan PBD Capai 49 Persen Target Tahunan

Setelah tiba di titik akhir kendaraan, tim melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih tiga kilometer menuju lokasi kejadian melalui medan pegunungan yang cukup terjal.

Sesampainya di lokasi, Tim SAR Gabungan melakukan asesmen menggunakan drone thermal untuk memantau kondisi aliran sungai dari udara. Pencarian kemudian dilanjutkan dengan penyisiran di sepanjang bantaran sungai mengikuti arah arus dari titik korban dilaporkan terjatuh. Tim juga memasang sistem pengamanan (safety line) guna memastikan area sekitar lokasi kejadian dapat diperiksa secara maksimal.

Baca juga:  Direktur Binmas Polda Papua Barat Berikan Arahan kepada Bhabinkamtibmas di Teluk Wondama

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, S.P., M.A.P., mengatakan bahwa hingga operasi hari kedua ditutup pada pukul 18.42 WIT, korban masih belum ditemukan.

“Tim SAR Gabungan telah mengoptimalkan upaya pencarian melalui pemantauan udara menggunakan drone thermal serta penyisiran sepanjang aliran sungai. Namun hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR akan kami lanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area pencarian dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar Yefri melalui berita tertulis Minggu (19/7/2026) malam.

Baca juga:  Derek Ampnir Sebut Komunikasi Edukasi ke Masyarakat Masih Kurang, Salah Satunya Soal Vaksin

Selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi sejumlah kendala berupa medan yang berat, akses menuju lokasi yang cukup jauh, kondisi jalan berkabut, serta suhu udara yang dingin di kawasan pegunungan.

Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 07.00 WIT dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Polres Pegaf, Kodim Pegaf, keluarga korban, dan unsur pendukung lainnya.(LP3/Red)

Latest articles

KPK Minta Pemprov Papua Barat Segera Susun Pedoman Label Dana Otsus

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – KPK RI mendesak Pemprov Papua Barat segera membentuk tim khusus dan menyusun pedoman pelabelan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Desakan itu disampaikan...

More like this

Jejak Pengabdian Edi Budoyo, dari Pj Bupati Mansel hingga Dua Periode Wabup Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Mantan Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, dimakamkan di Taman Makam Bahagia,...

Memperingati HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Gelar Lomba PBB Antar pelajar dan Mahasiswa

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81,...

Manokwari Berduka, Mantan Wakil Bupati Edi Budoyo Meninggal Dunia

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Manokwari. Mantan Wakil Bupati Manokwari, Drs....