Puncak Kemarau Agustus di Indonesia, BMKG Deteksi 5.019 Titik Panas

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hampir setengah wilayah Indonesia memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2026. BMKG juga mendeteksi 5.019 titik panas yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah.

“Namun, perlu digarisbawahi bahwa dampaknya ke Indonesia terjadi ketika El Niño bertemu langsung dengan musim kemarau,” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam keterangan resmi BMKG dikutip LinkPapua.id, Minggu (2/8/2026).

BMKG memproyeksikan puncak musim kemarau pada Agustus meliputi sekitar 48,84 persen wilayah daratan Indonesia. Cakupan itu kemudian berlanjut pada September dengan luas sekitar 25,41 persen wilayah daratan.

Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 54,5 persen wilayah daratan Indonesia telah memasuki musim kemarau. Sementara 77 ZOM atau 11,8 persen masih mengalami musim hujan dan 113 ZOM atau 33,7 persen lainnya merupakan wilayah bertipe satu musim.

Baca juga:  Kebijakan Menteri PANRB, PPPK Berhak Dapatkan Kenaikan Gaji Berkala dan Gaji Istimewa

Wilayah yang diperkirakan mencapai puncak kemarau pada Agustus meliputi Sumatra bagian tengah, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Kalimantan, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku dan Maluku Utara, serta sebagian besar Pulau Papua. Pada September, puncak kemarau diprakirakan bergeser ke Kepulauan Bangka Belitung, sebagian besar Sumatra Selatan, Lampung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian selatan, sebagian besar Sulawesi, sebagian besar Maluku Utara, sebagian Maluku, dan Papua Pegunungan bagian tengah.

Selain itu, BMKG mengimbau sejumlah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kekeringan dan karhutla selama puncak musim kemarau. Wilayah dengan tingkat risiko tinggi meliputi Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan.

Baca juga:  Cara DPP PIKI Berdayakan UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Hingga 29 Juli 2026, BMKG mendeteksi sebanyak 5.019 titik panas di Indonesia. Titik panas paling banyak ditemukan di Kalimantan Barat, Papua Selatan, dan Riau, sedangkan partikulat asap karhutla telah terdeteksi di Kalimantan Barat.

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah mengalami musim kemarau yang lebih kering dibandingkan kondisi normal. Sebanyak 437 ZOM atau sekitar 48,77 persen luas daratan Indonesia diperkirakan menghadapi musim kemarau dengan durasi lebih panjang.

Curah hujan kategori tinggi diprakirakan mulai muncul secara bertahap pada Oktober hingga November 2026. Sementara hari tanpa hujan terpanjang tercatat selama 80 hari di Pos Hujan Katerban, Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Baca juga:  Prioritas 3 Program, Pertamina Proyeksikan Ekonomi Hijau Berkelanjutan

Ardhasena mengatakan indeks bulanan Niño 3.4 pada akhir Juni telah mencapai 1,56. Angka tersebut menunjukkan intensitas El Niño telah melampaui ambang kategori kuat yang berada di atas 1,5.

“Meskipun El Niño terus berlangsung hingga awal 2027, dampak utamanya terfokus pada periode musim kemarau di wilayah Indonesia,” ujarnya.

BMKG juga memperkirakan potensi kekeringan dapat diperparah oleh kemungkinan aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada September hingga Desember 2026. Saat ini suhu permukaan laut di Samudra Hindia tercatat sebesar -0,387 yang menunjukkan peluang signifikan munculnya IOD positif pada periode mendatang. (*/red)

Latest articles

Istilah LGBT Dinilai Eufemisme, MUI Usulkan Akronim LGSP

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan perubahan istilah Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) menjadi LGSP. Akronim itu merupakan singkatan dari Lesbi,...

More like this

Istilah LGBT Dinilai Eufemisme, MUI Usulkan Akronim LGSP

JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengusulkan perubahan istilah Lesbian, Gay, Biseksual, dan...

Doa Lintas Agama di Monas Perkuat Semangat Persatuan Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

JAKARTA, LinkPapua.id – Zikir dan Doa Kebangsaan lintas agama di Monumen Nasional (Monas), Jakarta,...

Duh! 490 Pemerintah Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sekitar 490 pemerintah daerah...