Dugaan Penyanderaan Warga di Jila, TNI-Polri Bergerak Pastikan Keselamatan Masyarakat

Published on

MIMIKA, Linkpapua.id — Upaya menjaga keamanan dan melindungi masyarakat terus diperkuat menyusul dugaan penyanderaan sejumlah warga di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan masyarakat melakukan koordinasi untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan penyanderaan tersebut. TNI saat ini melakukan pengumpulan data dan informasi sebelum menentukan langkah pencarian yang tepat.

“Kita sudah menerima informasi itu, tetapi masih dilakukan pengumpulan data untuk mengambil langkah pencarian terhadap warga yang dibawa kelompok bersenjata,” ujar Febriel kepada wartawan di Jayapura pada Minggu (23/8/2026).

Baca juga:  Prajurit Kodam Kasuari Ikuti Istigasah Kubra Peringati Isra' Mi'raj

Menurut Febriel, Komandan Korem 173/PVB telah berada di Mimika untuk berkoordinasi dengan keluarga warga serta Pemerintah Kabupaten Mimika. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan berlangsung terkoordinasi dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Kemarin Danrem sudah bertemu keluarga dan meminta untuk tetap tenang. Kemudian Danrem juga akan bertemu Pemkab Mimika untuk mengambil langkah penanganan,” katanya.

Satgas Damai Cartenz 2026 turut mengirim personel ke Distrik Jila untuk memastikan informasi mengenai dugaan penyanderaan sekaligus melakukan penyelidikan terhadap kelompok yang diduga terlibat. Kapolda Papua Tengah Brigjen Jeremias Rontini menyampaikan bahwa kepolisian telah menyiapkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan.

Baca juga:  Pojok IAD di Teluk Bintuni Diluncurkan: Inovasi Pengembangan Ekonomi Daerah  

“Kita hari ini kirim anggota ke Distrik Jila. Untuk kelompoknya kita sedang lidik,” kata Kasatgas Damai Cartenz-2026 Irjen Faizal Ramadhani.

Kondisi geografis Jila yang berada di wilayah pegunungan menjadi tantangan tersendiri dalam pengerahan personel. Namun, keterbatasan akses tersebut terus diantisipasi melalui koordinasi dan dukungan operasional agar proses penanganan dapat berjalan optimal.

Anggota Komisi XIII DPR Mafirion mendorong pemerintah bersama TNI dan Polri memastikan keselamatan warga. Ia menilai penanganan perlu dilakukan secara cepat, presisi, dan terukur.

Baca juga:  Yacob Fonataba: Stunting PB Turun di Bawah 14%, Kemiskinan Ekstrem 4%  

Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPN PERMAHI Moh Sahrul Lakoro juga menegaskan pentingnya perlindungan masyarakat. “Keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas. Negara terus hadir melalui perlindungan yang cepat, terukur, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Sinergi pemerintah, aparat, dan masyarakat pasti terus diperkuat sehingga situasi Jila segera kondusif dan warga dapat menjalankan aktivitas dengan aman, tenang, serta memiliki kepercayaan diri untuk membangun masa depan Papua.(Lp*/Red)

Latest articles

Mendikdasmen Kunjungi PWI Pusat, Dorong Penguatan Jurnalistik-Literasi Media di Sekolah

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mendorong penguatan pendidikan jurnalistik dan literasi media di sekolah. Menurutnya, jurnalistik dapat memperluas...

More like this

YLBH Sisar Matiti Desak Komnas HAM Ungkap Tuntas Kematian Yanto Idoorway

MANOKWARI, Linkpapua.id— YLBH Sisar Matiti mendesak Komnas HAM RI segera turun tangan mengungkap secara...

Terusir dari Kontrakan, Wagub Papua Pegunungan Pakai Uang Pribadi Bantu Mahasiswa Yahukimo di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Pegunungan Ones Pahabol membantu mahasiswa Yahukimo yang...

Dinas Pendidikan Manokwari Terapkan PJJ Imbas Kabut Asap

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari resmi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar...