TNI Kontak Tembak di Lokasi Persinggahan OPM Yahukimo, Amankan 7 Pucuk Senpi

Published on

YAHUKIMO, LinkPapua.id – Tim gabungan TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam operasi tersebut, personel TNI mengamankan 7 pucuk senjata api (senpi) yang diduga ditinggalkan kelompok bersenjata itu.

“Setiap senjata yang berhasil diamankan berarti berkurangnya potensi ancaman terhadap keselamatan manusia. Prajurit harus tetap tegas, profesional, dan terukur dalam menjalankan tugas, dengan mengutamakan perlindungan masyarakat,” kata Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto dalam keterangan tertulis, Minggu (8/11/2026).

Baca juga:  Biaya Perjalanan Dinas ASN 2026: Papua Tertinggi, Rp580 Ribu per Hari

Penyitaan senjata tersebut berlangsung dalam Operasi Kinetik 3.27 di kawasan Kali Senami, Distrik Dekai, Yahukimo, Sabtu (7/11). Operasi melibatkan personel Den 3 Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir.

Tim gabungan menjalankan operasi setelah menerima informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM di wilayah Yahukimo. Kelompok tersebut diduga menggunakan kawasan Kali Senami sebagai tempat persinggahan.

Saat operasi berlangsung, personel TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata tersebut. Kelompok itu kemudian meninggalkan lokasi.

Baca juga:  Pos Koramil Diserang, Tiga Anggota TNI Gugur di Maybrat

Setelah kontak tembak, tim gabungan menyisir dan memeriksa lokasi. Petugas menemukan 7 pucuk senjata api yang diduga ditinggalkan kelompok bersenjata.

TNI Amankan 7 Senjata Api

Senjata yang diamankan terdiri dari 2 senjata laras pendek dan 5 senjata laras panjang. Petugas juga menemukan sejumlah amunisi, alat bidik, teropong, dan perlengkapan lainnya.

“Jenis serta kondisi senjata masih dalam proses identifikasi,” jelas rilis penerangan Koops TNI Habema.

Koops TNI Habema masih melakukan identifikasi terhadap senjata dan perlengkapan yang ditemukan. Rilis tersebut belum merinci jenis maupun kondisi masing-masing senjata.

Baca juga:  Aparat Buru 2 Terduga Penembak Warga di FBLB Jayawijaya, Diduga KKB Pimpinan Egianus Kogoya

Koops TNI Habema Klaim Tekan Ancaman

Riyanto mengatakan penyitaan senjata tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi potensi ancaman bersenjata terhadap masyarakat dan aparat. Dia menegaskan prajurit harus menjalankan tugas secara profesional dan terukur.

Dia menambahkan Koops TNI Habema berkomitmen menjaga keamanan wilayah Yahukimo melalui pendekatan profesional dan humanis. TNI berharap masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman demi terwujudnya Papua yang damai dan berkelanjutan. (*/red)

Latest articles

‎BPJS Keliling Hadir di Prafi, Geonoveva Terbantu Urus Kepesertaan JKN Usai...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Layanan BPJS Keliling di Puskesmas Mowbja, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, membantu Geonoveva Geno (59) mengurus perubahan kepesertaan Jaminan Kesehatan...

More like this

Karhutla Papua Selatan Ancam Habitat 403 Spesies Burung di Taman Nasional Wasur

MERAUKE, LinkPapua.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan mengancam habitat 403...

199 Desa di Tanah Papua Masuk Program Elektrifikasi PLN hingga 2027

JAYAPURA, LinkPapua.id – PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyiapkan...

7 Batalyon Teritorial di Papua Beralih Komando, Kodam Minta Segera Menyesuaikan

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kodam XVII/Cenderawasih mengalihkan komando dan pengendalian (kodal) 7 Batalyon Teritorial Pembangunan...