199 Desa di Tanah Papua Masuk Program Elektrifikasi PLN hingga 2027

Published on

JAYAPURA, LinkPapua.id – PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyiapkan program elektrifikasi untuk 199 desa di enam provinsi di tanah Papua hingga 2027. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Perluasan akses listrik di wilayah tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan energi hingga ke kampung-kampung yang selama ini belum terjangkau jaringan kelistrikan,” kata General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur dikutip Antara, Senin (2/11/2026).

Program elektrifikasi tersebut mencakup Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. PLN menargetkan perluasan akses listrik di 199 desa hingga 2027.

Baca juga:  Pertamina Jaga Stabilitas Minyak Tanah di Timika

Hingga Oktober 2026, PLN telah melistriki 128 desa di wilayah kerja UIWP2B. Untuk mendukung pemerataan akses listrik, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 742,58 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 286,71 kms.

PLN juga telah memasang gardu distribusi dengan total kapasitas 7.450 kilovolt ampere (kVA). Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas layanan kelistrikan di wilayah Papua dan Papua Barat.

Baca juga:  7 Orang Meninggal di Bencana Banjir dan Longsor di Papua

Roberth mengatakan kondisi geografis tanah Papua menjadi tantangan dalam pembangunan jaringan listrik. Kondisi alam dan keterbatasan infrastruktur membutuhkan upaya serta perencanaan khusus.

“Oleh sebab itu kerja sama dengan semua pihak dalam hal ini pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan akan terus kami jalin guna memperluas layanan kelistrikan di Tanah Papua,” ujarnya.

Dia menjelaskan dukungan pemerintah daerah dibutuhkan untuk membantu PLN memperoleh informasi mengenai kondisi wilayah dan lokasi masyarakat yang belum mendapat akses listrik. Informasi tersebut diperlukan dalam perencanaan perluasan jaringan.

Baca juga:  Tokoh Agama Papua: Proses Hukum Lukas Enembe Berjalan Adil dan Bukan Kriminalisasi

“Selain memperluas jaringan listrik konvensional, pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) juga dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat,” tuturnya.

Roberth berharap program elektrifikasi lanjutan dapat memperluas akses energi bagi masyarakat di Tanah Papua. Ketersediaan listrik diharapkan mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

“Melalui program elektrifikasi lanjutan tersebut, PLN berharap semakin banyak masyarakat di Tanah Papua memperoleh akses energi listrik yang dapat mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” ucapnya. (*/red)

Latest articles

‎Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Yamboi Gotong Royong Timbun Jembatan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama masyarakat Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, bergotong royong...

More like this

7 Batalyon Teritorial di Papua Beralih Komando, Kodam Minta Segera Menyesuaikan

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kodam XVII/Cenderawasih mengalihkan komando dan pengendalian (kodal) 7 Batalyon Teritorial Pembangunan...

‎BBKSDA Papua dan WWF Susun Strategi Konservasi Kura-Kura Moncong Babi yang Terancam Punah

JAYAPURA, LinkPapua.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua bersama WWF-Indonesia Program...

2 Orang Tewas dalam Kontak Tembak di Nduga, TNI Sita Uang Tunai-Senjata

NDUGA, LinkPapua.id – TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM di Kabupaten Nduga,...