OTK Lempar Bom Molotov ke Kantor Komnas HAM Papua Saat Aktivitas Berlangsung

Published on

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua di Kota Jayapura diserang orang tidak dikenal (OTK) menggunakan benda diduga bom molotov. Aksi teror tersebut terjadi saat aktivitas di dalam kantor sedang berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi di area parkir kendaraan halaman Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.15 WIT. Pelaku melemparkan botol berisi bensin bersumbu ke arah sepeda motor yang terparkir, lalu melarikan diri dari lokasi.

Baca juga:  Waka Komisi XIII DPR RI Minta Menteri HAM Lebih Sering ke Papua Barat Daya

Api dari bom molotov tersebut tidak sempat membesar maupun membakar fasilitas bangunan kantor. Pihak Komnas HAM Perwakilan Papua kemudian langsung membuat laporan resmi ke kepolisian setempat.

“Sekitar pukul 10.15 WIT pelaku melempar bom molotov dan melempar ke arah motor yang sedang parkir dengan maksud agar motor terbakar dan kemudian merembet ke arah kantor, setelah itu langsung melarikan diri,” kata Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua Frits Ramandey di Jayapura dilansir Antara, Jumat (11/9/2026).

Baca juga:  Charles Imbir Jelang Pelantikan DPP Hanura: Jadilah Pilar Jawab Kesenjangan di Papua

“Teror ini adalah sebuah kejahatan serius sehingga kepolisian harus bisa mengungkap pelakunya karena kejadian terjadi saat pagi hari,” tegas Frits.

Sementara itu, Menteri HAM Natalius Pigai mendesak aparat Polda Papua mengusut tuntas insiden penyerangan tersebut. Dia meminta penanganan kasus dilakukan secara objektif serta menolak spekulasi liar sebelum ada hasil resmi penyelidikan.

Baca juga:  Kunjungi Pasar Sentral Timika Baru Papua Tengah, Mendag Zulhas: Harga Bapok Stabil

“Saya minta Polda Papua secara serius untuk cek sampai dapat siapa yang melempar bom molotov ke Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua,” tegas Pigai di Jakarta.

Dia menambahkan, negara harus memberikan perlindungan jaminan keamanan kepada jajaran pimpinan Komnas HAM Perwakilan Papua. Penanganan cepat diperlukan guna mencegah terulangnya aksi teror serupa terhadap pekerja hak asasi manusia. (*/red)

Latest articles

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi...

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk Bintuni, dan distrik tertua ke depan akan ditata menjadi wilayah...

Akhirnya! Jokowi Tunjukkan Ijazah ke Publik

More like this

Karhutla Papua Selatan Ancam Habitat 403 Spesies Burung di Taman Nasional Wasur

MERAUKE, LinkPapua.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan mengancam habitat 403...

199 Desa di Tanah Papua Masuk Program Elektrifikasi PLN hingga 2027

JAYAPURA, LinkPapua.id – PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) menyiapkan...

7 Batalyon Teritorial di Papua Beralih Komando, Kodam Minta Segera Menyesuaikan

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kodam XVII/Cenderawasih mengalihkan komando dan pengendalian (kodal) 7 Batalyon Teritorial Pembangunan...