BPKAD Papua Barat Estimasi Pagu Anggaran OPD di 2024 Turun 60%

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Papua Barat

Agus Nurodi mengatakan, terjadi penurunan pagu anggaran yang cukup signifikan di 2024 mendatang. Penurunan ia estimasi bisa mencapai 60% dibanding 2023.

Hal ini disampaikan Agus pada acara penyerahan pagu anggaran Indikatif di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (14/11/2023) .

Agus menjelaskan kondisi keuangan Papua Barat tahun 2024 mengalami banyak perubahan. Berdasarkan kemampuan pendapatan, kata dia anggaran hanya mencapai Rp3,8 triliun.

Sementara Rencana Kerja Pemerintah Daerah yang disusun oleh OPD mencapai angka Rp5,3 triliun.

Baca juga:  Sah, HERO Kunci SK BI-KWK PSI untuk Pilkada Manokwari

“Secara umum Pagu kita menurun sekitar 60 persen dari angka tahun 2023. Jadi kalau dilihat angka yang ada itu semua perangkat daerah anggarannya menurun,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, pagu anggaran tersebut berasal dari otsus block grand 1 persen, otsus spesifik grand 1,5 persen, DAK fisik, DAU Arahan (Pendidikan, kesehatan dan pekerjaan umum), DBH Provinsi, DBH Migas, Gaji, dan TPP.

Dirinya berharap, di tahun anggaran 2024 Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) yang diprediksi hanya sekitar Rp200 miliar dapat meningkat agar ada kebijakan yang diambil oleh Pj Gubernur dan Plt Sekda sehingga dapat menambah di Pagu 2024.

Baca juga:  Lelang Jabatan Eselon II Papua Barat Tunggu Persetujuan Kemendagri

Di akui Agus, tambahan pengahasilan pegawai (TPP) 2023 dibiayai dari Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya. Ia menjelaskan mulai tahun 2017, 2018 dan seterusnya pihaknya sudah dipatok dengan sumber dana. Sumber dana mulai dari dana otsus Block grand 1 persen, otsus spesifik grand 1,5 persen, DAK fisik, DAU Arahan (Pendidikan, kesehatan dan pekerjaan umum), DBH Provinsi, DBH Migas, Gaji, dan TPP.

Baca juga:  DPA Papua Barat 2026 Belum Diserahkan, Sekda Ali Baham Ungkap Penyebabnya

“DAU kita sudah habis untuk membayar gaji dan tunjangan di luar TPP. Cukup besar belanja pegawai kita di atas Rp800 miliar per tahunnya,” terangnya.

Diungkapkan Agus, sumber dana sudah dirapatkan dengan Bappeda telah disepakati bahwa angkanya untuk tahun 2024 per sumber dana sudah ditentukan. Sumber-sumber dana itu sudah diarahkan untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lain sebaginya.

“Ini akan disampaikan kepada DPR yang dijadwalkan Jumat nanti setibanya Pj Gubernur di Manokwari”, imbuhnya. (LP12/red)

Latest articles

PAL-KOAP Terima Rp100 Miliar, Alex Wonggor Desak Porsi Anggaran Kontraktor OAP...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Perkumpulan Asosiasi Lokal Kontraktor Orang Asli Papua (PAL-KOAP) Papua Barat mendesak pemerintah menetapkan alokasi anggaran bagi kontraktor OAP sejak awal pembahasan...

More like this

PAL-KOAP Terima Rp100 Miliar, Alex Wonggor Desak Porsi Anggaran Kontraktor OAP Ditetapkan Awal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Perkumpulan Asosiasi Lokal Kontraktor Orang Asli Papua (PAL-KOAP) Papua Barat mendesak...

Mugiyono: Manokwari Siap Bersinergi Wujudkan Papua Barat Maju dan Sejahtera

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Manokwari mendukung program pembangunan...

Terdampak Kabut Asap Kiriman, Penerbangan di Bandara Rendani Manokwari Belum Normal

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di luar Manokwari...