Dewan Adat Papua Tolak Polri Gabung TNI-Kemendagri: Jangan Kembali ke Orde Baru

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com– Sekretaris Dewan Adat Papua Wilayah III Domberay, Zakarias Horota mengatakan, wacana penggabungan Polri ke TNI atau di bawah Kemendagri merupakan kemunduran dalam bernegara. Polri dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat terutama di Papua Barat.

“Bagi saya menggabungkan Polri dengan TNI ataupun ke Kementerian Dalam Negeri merupakan kemunduran bernegara,” kata Horota, Jumat (6/12/2024).

Menurut Horota, Polri telah menunjukkan peran strategisnya di era reformasi. Polri saat ini semakin mandiri dan menuju pada paradigma yang lebih baik.

“Sebagai contoh konkret bahwa terselenggaranya Pilkada di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang berlangsung aman dan damai hingga saat ini merupakan andil besar Polri di daerah. Dan tidak ada masalah yang kita dengar atau kita lihat,” ujarnya.

Horota menilai, dalam perjalanan menuju institusi yang lebih baik, Polri menghadapi banyak tantangan. Salah satunya tantangan internal. Di mana masih ada segelintir oknun personel yang merusak nama baik Polri.

“Tetapi itu bukan alasan untuk menggabungkan kembali Polri di bawah TNI atau Kemendagri. Setiap institusi yang besar memang ada saja setiap personil dan atau anggotanya melakukan kesalahan seperti mengabaikan pelayanan dan pengaduan, melakukan tindakan di luar batas serta hal lain yang menyebabkan citra negatif,” jelas Horota.

Bagi Horota, TNI dan Polri merupakan dua institusi yang berbeda. Saat ini tugas-tugas keduanya juga jelas berbeda.

Sehingga wacana mengembalikan Polri ke TNI kurang tepat. Kata Horota, penggabungan itu justru akan melahirkan dualisme komando.

“Karena akan ada dua omando dalam sistem. Ini berbahaya. Sehingga tidak perlu kita kembali lagi ke konsep Orde Baru,” kata Horota.

Disisi lain Horota meminta Pimpinan Polri di Jakarta agar memberikan tanggung jawab kepada putra-putri Papua terbaik yang ada di Polri untuk memimpin Polda terutama di enam provinsi di Tanah Papua.

“Dengan adanya 6 provinsi baru, (Papua Barat daya, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan) Pimpinan Polri memperhatikan putra-putri terbaik Papua yang ada di Polri terutama yang memiliki kepangkatan dan golongan yang memadai agar dipercaya memimpin Polda-polda di 6 provinsi di Tanah Papua,” pintanya.

Kemudian dia berharap rekrutmen Calon Anggota Polri besar-besaran dilakukan dengan memprioritaskan Anak-anak Papua baik dalam rekrutmen Bintara, Tamtama maupun Perwira.(LP2/Red)

Latest articles

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah kompetisi dan pengembangan bakat olahraga pelajar di Manokwari, Papua Barat....

More like this

Alumni SMA Negeri 1 Manokwari Gelar Event Futsal, Jadi Wadah Silaturahmi Antarangkatan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Alumni SMA Negeri 1 Manokwari kembali menunjukkan kontribusinya bagi almamater dan...

Pemkab Manokwari Luncurkan Pendidikan Gratis, Siapkan Anggaran Rp46 Miliar

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari meluncurkan program pendidikan gratis dengan total alokasi anggaran lebih dari...

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi...