Didukung Rp65,3 Miliar, Pesparawi Nasional XIV Dongkrak Ekonomi Papua Barat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Papua Barat didukung anggaran Rp65,3 miliar. Ajang yang diikuti 6.182 peserta dari 38 provinsi itu disebut mampu mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat setempat.

“Seluruh dukungan anggaran tersebut digunakan untuk menyukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat,” ujar Ketua Harian Pesparawi Nasional XIV Yacob S Fonataba saat penutupan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Minggu (28/6/2026) malam.

Total anggaran Rp65,3 miliar terdiri atas dukungan Kementerian Agama (Kemenag) RI sebesar Rp29,3 miliar dan hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Hibah tersebut disalurkan dalam tiga tahap, yakni Rp5 miliar pada 2024, Rp10 miliar pada 2025, dan Rp26 miliar pada 2026.

Baca juga:  Juri Pesparawi Kenakan Kostum Khas Manokwari, Panitia Jamin Penilaian Sesuai Standar Nasional

Yacob menjelaskan Pesparawi Nasional XIV menjadi sarana kesaksian dan partisipasi umat Kristen dalam pembangunan nasional, khususnya pada aspek spiritual. Kegiatan bertujuan membangun kreativitas seni budaya, meningkatkan mutu ibadah, serta melestarikan budaya bangsa melalui musik gerejawi.

Pesparawi Nasional XIV diikuti 6.182 peserta dari 38 provinsi dengan total 12 kategori lomba. Vokal grup dan musik pop gerejawi diikuti 28 provinsi, solo anak 36 provinsi, solo remaja putri 34 provinsi, serta solo remaja putra 32 provinsi.

Baca juga:  Penjabat Gubernur Papua Barat Sampaikan Usulan DOB kepada Ketua Komisi II DPR RI

Sementara itu, paduan suara remaja pemuda dan paduan suara pria masing-masing diikuti 26 provinsi. Paduan suara dewasa campuran diikuti 33 provinsi, musik gereja nusantara 21 provinsi, serta paduan suara anak diikuti 22 provinsi.

Pelaksanaan lomba dipusatkan di Aula Utama Universitas Papua (Unipa), Auditorium Rektorat Unipa, Aula Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, dan Auditorium TP-PKK. Selain menjadi ajang pembinaan seni musik gerejawi, kegiatan ini juga berdampak terhadap perekonomian daerah.

Baca juga:  Bupati Fakfak Anggap Kritik Pers Adalah Input Bagi Pembangunan

Berdasarkan hasil survei panitia, perputaran transaksi keuangan selama kegiatan berlangsung meningkat signifikan. Peningkatan itu dirasakan pelaku UMKM, pengrajin orang asli Papua (OAP), industri kreatif, sektor pariwisata, hingga kunjungan wisata ke Pulau Mansinam.

Dampak ekonomi juga dirasakan penyedia jasa transportasi, seperti kendaraan sewa, travel, dan operator perahu penyeberangan ke Mansinam. Penyedia katering, penjual makanan dan makanan ringan, serta pelaku usaha toko dan kafe juga mengalami peningkatan aktivitas selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. (LP14/red)

Latest articles

Haryono May Siap Daftar Calon Ketua Golkar Manokwari

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M. K. May telah mengantongi dukungan dari sembilan pimpinan distrik serta sejumlah unsur organisasi Partai Golkar menjelang...

More like this

36 Paskibraka Papua Barat HUT Ke-81 RI Dikukuhkan, Gubernur Minta Jalankan Tugas Maksimal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan 36 anggota Pasukan Pengibar Bendera...

Pemprov Papua Barat Mulai Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Matoa, Distribusi Bibit Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memulai gerakan penanaman 1 juta pohon...

KNPI Papua Barat Gelar Renungan Malam HUT RI-Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat menggelar renungan malam...