MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kehutanan Papua Barat mendorong percepatan realisasi berbagai sumber pendanaan sektor kehutanan. Pendanaan tersebut disiapkan untuk mendukung program pelestarian hutan dan reboisasi di Papua Barat.
“Dinas Kehutanan merupakan salah satu dinas penghasil di Papua Barat. Bapak Gubernur (Dominggus Mandacan) meminta agar seluruh proses dipercepat sehingga sumber-sumber pendanaan yang ada bisa segera direalisasikan,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Papua Barat Jimmy Susanto usai mengikuti pertemuan dengan Gubernur Papua Barat di Susweni, Senin (20/7/2026).
Saat ini terdapat sejumlah skema pendanaan yang sedang dan telah berjalan. Skema tersebut meliputi Result Based Contribution (RBC) serta Result Based Payment (RBP) yang masih berproses melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

Selain itu, Dinas Kehutanan Papua Barat juga memiliki potensi pendanaan dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR). Kejelasan alokasi dana tersebut dinilai penting agar program rehabilitasi hutan dan reboisasi dapat berjalan optimal.
“Tadi juga kami sampaikan bahwa Dinas Kehutanan memiliki dana DBHDR. Kami berharap porsi dana ini dapat diperjelas sehingga program reboisasi dan pengelolaan hutan dapat berjalan dengan baik,” kata Jimmy.
Dia berharap dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat terhadap berbagai skema pendanaan terus diperkuat. Hal itu diharapkan dapat menjaga pelestarian hutan sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kehutanan terhadap pembangunan daerah. (LP14/red)









