Dominggus Temui Mentan Amran, Minta Dukungan Penguatan Pertanian Papua Barat

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menemui Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk melobi dukungan pusat bagi percepatan pembangunan sektor pertanian di Bumi Kasuari. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan potensi lahan yang besar sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah tantangan pasar global.

“Pembangunan infrastruktur pertanian dan penguatan ketahanan pangan daerah menjadi fokus kebijakan pembangunan di Papua Barat,” ujar Dominggus di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dominggus menegaskan sektor pertanian merupakan prioritas utama untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat setempat. Pemerintah provinsi kini tengah berfokus pada pengembangan tanaman pangan hingga peternakan sebagai tulang punggung ekonomi.

Persoalan keterbatasan infrastruktur seperti jalan usaha tani dan jaringan irigasi menjadi bahasan serius dalam pertemuan tersebut. Selain itu, akses pembiayaan bagi petani kecil dan ketersediaan benih unggul masih menjadi hambatan yang memerlukan perhatian kementerian.

Papua Barat juga menyuarakan dukungan terhadap program hilirisasi ayam terintegrasi untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, daerah tengah berupaya mandiri dengan membangun pabrik pakan ternak berkapasitas 1.000 kilogram per jam.

Namun, keberlanjutan produksi tersebut tetap membutuhkan pasokan bahan baku yang stabil dari pemerintah pusat. Dominggus meminta bantuan penyediaan jagung, kedelai, hingga fasilitas gudang pendingin (cold storage) untuk menjaga kualitas hasil ternak.

Diharapkan sinergi antara pusat dan daerah ini mampu menciptakan ekosistem pertanian yang modern melalui penggunaan teknologi tepat guna. Modernisasi dinilai menjadi kunci agar produk lokal Papua Barat bisa bersaing dengan produk dari luar daerah.

Sektor perkebunan dan hortikultura juga menjadi bagian dari paket permohonan dukungan optimalisasi lahan berkelanjutan. Komitmen ini bertujuan menjaga keanekaragaman hayati sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap produksi pangan.

Pertemuan di Jakarta ini menjadi angin segar bagi para petani di Papua Barat yang menantikan sentuhan inovasi dan bantuan sarana pascapanen. Penguatan infrastruktur diharapkan segera terealisasi demi mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. (LP14/red)

Latest articles

SMSI: Verifikasi Dewan Pers Tidak Perlu untuk Kebebasan Pers

0
JAKARTA, LinkPapua.id - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan proses verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers tidak diperlukan untuk menjaga kemerdekaan pers di Indonesia....

More like this

Wagub Papua Barat Tegaskan Dana Otsus Cegah Anak OAP Putus Sekolah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan penggunaan dana Otonomi...

Hardiknas 2026, Wagub Papua Barat Tekankan Pendidikan Karakter dan Pemanfaatan Teknologi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani menekankan pentingnya penguatan pendidikan...

Gempa M 5,1 Guncang Ransiki Papua Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

MANSEL, LinkPapua.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,1 mengguncang wilayah Ransiki, Papua Barat....