DPRP Papua Barat Minta PUPR Gercep Perbaiki Jalan Rusak Manokwari-Pegaf

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak instansi terkait untuk segera memperbaiki kerusakan parah pada ruas jalan trans Manokwari-Pegunungan Arfak (Pegaf). Infrastruktur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat tersebut dilaporkan amblas hingga nyaris putus akibat dihantam curah hujan tinggi.

Desakan tersebut disampaikan Wonggor menyikapi kondisi badan jalan yang kini sangat riskan dilintasi kendaraan bermotor. Dia meminta adanya koordinasi cepat antara Dinas PUPR tingkat provinsi, kabupaten, hingga Balai Jalan dan Jembatan.

Baca juga:  Salurkan Bantuan Kasih Natal, Ketua DPR PB Sisir Pedalaman Manokwari

“Dinas PUPR di tingkat Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari dan Balai Jalan dan Jembatan perlu memberikan perhatian untuk menyikapi masalah di lapangan ini. Ruas jalan ini adalah nadi kehidupan masyarakat, khususnya di Distrik Mokwam, Manokwari, dan Pegaf,” ujar Wonggor, Rabu (15/4/2026)

Dia menjelaskan di Distrik Mokwam terdapat sedikitnya 11 perkampungan yang aksesnya kini terhambat akibat kerusakan jalan tersebut. Selain mobilitas warga, sektor pariwisata yang menuju ke objek wisata Syoubri, Kwau, dan Mokwam juga ikut terdampak serius.

Baca juga:  Kick Off Pesparawi Nasional XIV di Jakarta, Menag Ingatkan Keamanan-Ketertiban

“Terdapat 11 kampung di Distrik Mokwam. Daerah ini menghubungkan objek wisata Syoubri, Kwau, dan Mokwam. Kondisi ruas jalan yang rusak ini, tentu akan menghambat aktivitas masyarakat setempat. Sudah pasti juga akan mengganggu sektor pariwisata yang ada di Mokwam,” ungkap pria yang akrab disapa Owor ini.

Wonggor menekankan pentingnya penanganan darurat sebelum kerusakan jalan tersebut semakin parah dan memutus total jalur transportasi. Jalur ini merupakan akses utama bagi mobilisasi arus kendaraan, barang, maupun manusia antarwilayah tersebut.

Baca juga:  RUU PBD Rencana Ditetapkan 17 November, Ketua DPR PB: Belum Ada Undangan

“Ruas jalan yang melintasi wilayah Mokwam (Manokwari) hingga menuju ke Pegunungan Arfak adalah akses utama untuk mobilisasi arus kendaraan, manusia, dan barang. Kalau kerusakannya tidak segara ditangani, maka akan semakin parah sehingga dipastikan masyarakat akan hadapi kendala dan kesulitan. Kita berharap instansi terkait segera merespon kondisi yang ada,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Unik! Warga Kampung Yamboi Disebut Tak Konsumsi Pinang dan Merokok, Ini...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Di tengah kesibukan pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan, ada cerita menarik dari Kampung Yamboi,...

More like this

‎Hingga Pukul 15.00 WIT, Tipikor Polda Papua Barat Sisir Bukti Dugaan Korupsi Hibah Rp7,3 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Papua Barat masih menyisir dan...

Diskominfoperstatik Papua Barat: PAPEDA Instrumen Strategis Pengambilan Keputusan Berbasis Data

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengembangkan Portal Data dan Dasbor Eksekutif...

Resmikan PAPEDA, Gubernur Papua Barat Dorong Kebijakan Berbasis Data

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meresmikan Portal Data dan Dasbor Eksekutif...