MANOKWARI, Linkpapua.id— Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan delapan lokasi strategis untuk mendukung pelaksanaan program transmigrasi lokal.
Langkah ini diambil sebagai strategi pemerataan pembangunan sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan masyarakat setempat.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan hal tersebut saat menyambut kunjungan kerja Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di Kampung Dindey, Distrik Warmare, Sabtu (12/9/2026).
Hermus menilai Warmare memiliki rekam jejak sejarah yang kuat sebagai wilayah transmigrasi nasional tertua di Manokwari yang terbukti efektif mempercepat pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia berharap sukses tersebut dapat direplikasi melalui program transmigrasi lokal.
“Kami memiliki delapan lokasi strategis dengan potensi berbeda-beda. Tujuannya satu, yaitu memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat Manokwari,” ujar Hermus.
Ia menegaskan, program ini bersikap inklusif—diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) maupun masyarakat Nusantara yang telah lama menetap dan menyatu di Manokwari.
Guna memperkuat regulasi, Pemkab Manokwari tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) terkait penataan kawasan transmigrasi dan menjadwalkan audiensi khusus dengan Menteri Transmigrasi untuk pemaparan teknis lebih lanjut.(LP3/Red)











